Jember (beritajatim.com) – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Emil Elestianto Dardak, menggelar sarasehan bersama pemuda-pemudi di Jember pada Minggu (10/11/2024). Bertempat di Cafe Tebing TBS, acara bertajuk “Emil Dardak Ngobrol Karo Nom-Noman” ini menjadi ajang diskusi santai yang dihadiri oleh berbagai komunitas pemuda, mulai dari duta kampus, influencer, aktivis, komunitas baca, duta wisata, hingga tokoh pemuda desa se-Jember.
Acara berlangsung hangat dan penuh keceriaan, terlebih saat Emil menyanyikan dua lagu populer. Salah satu lagu yang dibawakan adalah “Risalah Hati” dari band Dewa, yang dikabarkan akan dirilis video klipnya dalam dua hari mendatang.
Selain hiburan, Emil juga berbagi kisah sukses program Millenial Job Center (MJC), yang dalam lima tahun terakhir berhasil menciptakan lebih dari 10 ribu proyek untuk memberdayakan anak muda.
“Antara minat dan bakat itu harus saling terkait, dan penting bagi kita untuk bisa menggali di antara keduanya,” kata Emil dalam diskusi.
Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi, yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan kekagumannya terhadap Emil Dardak. “Anak-anak muda banyak yang mengagumi Mas Emil, apalagi riwayat pendidikannya tidak kaleng-kaleng. Saya harap Mas Emil bisa memberikan motivasi bagi pemuda-pemuda di sini,” ujar Purnamasidi. Ia juga menambahkan bahwa pendidikan tinggi saja tidak menjamin masa depan, sehingga tokoh seperti Emil penting untuk membimbing generasi muda.
Dalam sarasehan ini, Emil juga menyoroti tantangan yang dihadapi Gen Z dalam menentukan masa depan mereka, terutama di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Emil mendorong generasi muda untuk terus semangat menempuh pendidikan, meski terkadang merasa ragu. “Teman-teman nggak usah malu-malu untuk menempuh pendidikan, meskipun sudah cukup berumur. Karena saya saja masih mau belajar dan mengambil sekolah S1 jurusan planologi,” ujar Emil.
Isu penting lain yang dibahas adalah perlindungan hukum bagi para influencer. Menurut Emil, influencer yang semakin banyak berkiprah di dunia digital sering kali belum memahami kompleksitas aturan yang berlaku. “Teman-teman influencer ternyata setelah kita banyak bertemu dan ngobrol, butuh bantuan mengenai perlindungan hukum,” tuturnya.
Acara ini menjadi momentum penting bagi Emil Dardak untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda, sekaligus mengajak mereka untuk tetap semangat dan berani menghadapi tantangan di masa depan. [asg/beq]






