Gresik (beritajatim.com) – Wajah bahagia terpancar dari Agus Nugroho (64) saat menerima bantuan kemanusiaan untuk membangun kembali rumahnya yang ambruk akibat hujan deras dan angin kencang. Tinggal di Perum Griya Karya Giri Asri (GKGA), Agus bersama cucunya tak menyangka akan mendapat bantuan dari warga sekitar untuk memperbaiki tempat tinggal satu-satunya yang rusak parah.
Kepala Desa Kedanyang, Achmad Mustofa, menyampaikan harapannya agar bantuan dari warga ini bisa membantu meringankan beban Agus, mengingat sudah sembilan bulan rumahnya ambruk tanpa perbaikan. “Semoga bantuan ini bisa meringankan dan membantu biaya perbaikan rumah warga kami,” ujarnya, Minggu (10/11/2024).
Peristiwa ambruknya rumah Agus sebelumnya telah mendapatkan perhatian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, yang melalui bidang logistik dan kedaruratan memberikan bantuan awal. Pemerintah desa pun berupaya mengajukan Bantuan Keuangan (BK), namun dana tersebut belum cair, sehingga warga berinisiatif menggalang bantuan demi mempercepat perbaikan rumah.
“Meski musim hujan mulai datang, kami berharap bantuan dari warga ini bisa segera digunakan untuk memperbaiki rumah Pak Agus,” ungkap Mustofa.
Agus Nugroho menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, di zaman sekarang sulit menemukan warga yang begitu peduli terhadap sesama. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada warga Desa Kedanyang yang peduli dan rela berkorban demi kemanusiaan,” pungkasnya.
Dukungan warga Desa Kedanyang ini menunjukkan solidaritas yang tinggi dan kepedulian terhadap tetangga yang membutuhkan, membuktikan kekuatan gotong royong di tengah masyarakat. [dny/but]






