Surabaya (beritajatim.com) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus berupaya memperkuat infrastruktur gas bumi di Indonesia. Sejumlah proyek strategis tengah digarap perusahaan untuk mendukung transisi energi dan meningkatkan akses masyarakat terhadap energi bersih.
Dalam paparan kinerja keuangan kuartal III 2024, Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, menyampaikan sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan. Salah satunya adalah pembangunan pipa gas bumi Tegal-Cilacap.
Proyek ini bertujuan untuk memperluas jaringan gas bumi di Jawa Tengah dan mendukung proyek gasifikasi Kilang RU IV Cilacap.
Selain itu, PGN juga tengah mengembangkan proyek transportasi minyak Cikampek-Plumpang. Proyek ini dilakukan melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Gas (Pertagas), dengan skema Build-Maintenance-Transfer (BMT).
Program Jargas yang digagas PGN juga terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga September 2024, pembangunan pipa Jargas telah mencapai 93% dari target dan jumlah sambungan rumah (SR) yang terpasang juga terus meningkat.
Revitalisasi Terminal LNG Arun dan Pengembangan Biomethane
PGN juga tengah melakukan revitalisasi Terminal LNG Arun untuk menjadikannya pusat LNG terkemuka di Asia. Selain itu, perusahaan juga gencar mengembangkan proyek biomethane yang memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif.
Melalui berbagai proyek strategis ini, PGN menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi di Indonesia. Dengan memperkuat infrastruktur gas bumi dan mengembangkan sumber energi baru, PGN berkontribusi dalam mewujudkan target bauran energi nasional yang lebih bersih dan berkelanjutan. [rea/suf]






