Ponorogo (beritajatim.com) – Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Khofifah-Emil Ponorogo, Reyfal Bayu Adji Prambodho, menyatakan kesiapan maksimal untuk memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di wilayah Ponorogo.
Reyfal menegaskan bahwa dukungan untuk pasangan nomor urut dua ini semakin solid, terlebih dengan Pilkada yang hanya tersisa 20 hari lagi. “Saya siap memenangkan semaksimal mungkin di Ponorogo,” ujar Reyfal saat konsolidasi bersama Emil Dardak di Ponorogo, Kamis (7/11/2024).
Reyfal optimistis kemenangan pasangan Khofifah-Emil akan membawa kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. Hal itu, lanjut dia, sejalan dengan visi pasangan Khofifah-Emil yang ingin mewujudkan provinsi yang lebih maju dan sejahtera.
“Semoga ikhtiar dan niat baik ini dapat bermuara pada kemenangan Bu Khofifah dan mas Emil,” tegas Alumnus Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya ini.
Dengan semakin dekatnya hari pemilihan, Reyfal menyampaikan bahwa mesin politik terus dipanaskan untuk meraih hasil optimal. Menurutnya, momentum ini sangat penting bagi pasangan Khofifah-Emil untuk kembali memimpin Jawa Timur dengan agenda pembangunan yang lebih komprehensif. “Semoga ikhtiar dan niat baik ini dapat bermuara pada kemenangan Bu Khofifah dan Mas Emil,” tambahnya.
Reyfal menggarisbawahi bahwa kinerja pasangan petahana ini telah dirasakan oleh masyarakat Ponorogo, yang puas dengan berbagai pencapaian di sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
Anggota DPRD Ponorogo termuda dari Fraksi Gerindra ini juga menyoroti keinginan masyarakat akan keberlanjutan kepemimpinan Khofifah-Emil. “Masyarakat Ponorogo sangat puas dengan kinerja Bu Khofifah dan Mas Emil, dan tentunya menginginkan adanya keberlanjutan kepemimpinan beliau sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar dia.
Menurut dia, perpaduan Khofifah dan Emil yang masing-masing mewakili generasi tua dan muda dianggap sebagai formula ideal dalam merangkul semua golongan di Jawa Timur. “Bu Khofifah mewakili golongan tua (emas) dan Mas Emil mewakili generasi muda, baik Gen Z maupun milenial. Ini adalah perpaduan yang akan membawa Jawa Timur menjadi provinsi terbaik di Indonesia,” jelas Reyfal.
Dengan visi yang mengakomodasi kepentingan lintas generasi, pasangan Khofifah-Emil diharapkan dapat melanjutkan program yang sudah berjalan, sekaligus membuka ruang bagi inisiatif baru yang lebih progresif dan inklusif.
Reyfal meyakini bahwa Ponorogo akan menjadi salah satu lumbung suara penting dalam upaya memenangkan pasangan ini pada Pilkada mendatang. “Pasti (lumbung suara). Saya yakin, dengan kerja kolektif dan mesin yang terus dipanaskan ini kemenangan itu hanya menunggu waktu,” ujar dia.
Sementara itu, dalam sisa 20 hari masa jelang pencoblosan, Emil mengingatkan TPD dan relawan untuk terus berjuang menggalang dukungan hingga hari pemungutan suara pada 27 November mendatang. Emil menekankan pentingnya menjaga suara hingga TPS untuk memastikan kemenangan Khofifah-Emil di periode kedua.
“Kita tidak boleh lengah, tidak boleh jumawa. Mari kita kawal suara sampai 27 November, tetangga, sedulur, lewat WA, ketok pintu kita ajak ke TPS coblos nomor dua,” pungkas Emil.[asg/kun]






