Pasuruan (beritajatim.com) – Hampir setahun diresmikan, Pojok UMKM yang berada di dalam gedung DPRD Kabupaten Pasuruan seperti ruang tak berpenghuni. Pasalnya ruangan dengan ukuran 3×7 meter ini tertutup dan terkunci rapat dari luar.
Tak hanya itu, pada bagian dalam ruangan juga tak terdapat barang atau produk UMKM yang dipamerkan. Sehingga seakan-akan ruangan yang dibangun oleh sekretaris dewan ini hanya untuk menghambur-hamburkan anggaran.
Namun, melihat peluang ini, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Gaung Andaka akan mengoptimalisasi ruangan Pojok UMKM ini. Gaung juga mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong para pelaku UMKM untuk masuk dan memamerkan produknya.
“Kondisinya masih bagus, tinggal kita optimalkan dan difungsikan kembali saja. Karena seharusnya Pojok UMKM ini harusnya memberikan manfaat kepada para pelaku UMKM,” katanya.
Gaung juga mengatakan bahwa selain bisa menumbuhkan perekonomian pelaku UMKM, produk yang dipamerkan di Pojok UMKM akan bisa mengenalkan produknya kepada masyarakat luas.
“Apalagi kalau produknya merupakan produk khas Kabupaten Pasuruan, ini akan menjadi nilai tambah. Sehingga jika terdapat kunjungan dari luar Pasuruan, pengunjung bisa langsung mengetahui produk khas Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.
Diketahui, sebelumnya Pojok UMKM ini telah di resmikan pada bulan Januari 2024 lalu yang merupakan program dari Sekretaris DPRD Kabupaten Pasuruan. Tujuan dibangunnya ruangan Pojok UMKM ini guna mempromosikan produk UMKM yang ada di Kabupaten Pasuruan. (ada/ted)






