Sampang (beritajatim.com) – Dropping air bersih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) khusus wilayah Desa Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang belum bisa terealisasi. Hal itu terkendala armada untuk melintasi laut menuju desa di kepulauan tersebut.
Kasi Kadaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Moh Hozen menyampaikan, untuk distribusi air bersih ke daerah kering kritis sudah dilakukan, namun ada desa yang belum terealisasi yakni Desa Mandangin.
“Untuk pulau Mandangin ini kami kesulitan armada. Karena untuk menuju kesana harus melintasi laut,” terangnya, Selasa (5/11/2024).
Pihaknya mengaku sudah melakukan upaya dengan sarana perahu angkutan umum, namun dari pihak desa belum ada tanggapan.
“Kami sudah berusaha untuk menyalurkannya lewat perahu dengan menggunakan tandon besar, tetapi belum ada tanggapan dari pihak desa,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, sampai saat ini kekeringan melanda tiga desa di Kecamatan Banyuates dan tiga desa di Kecamatan Jrengik.
“Langka terbatas meliputi satu desa di Kecamatan Camplong, dua desa di Kecamatan Ketapang dan Sembilan desa di Kecamatan Omben,” tandasnya. [sar/suf]






