Gresik (beritajatim.com) – Amenah (54), seorang petani asal Desa Jrebeng, Kecamatan Dukun, Gresik, ditemukan meninggal di sawahnya pada Senin (4/11/2024). Ia diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik dari perangkap tikus yang dipasang di sawahnya.
Amenah pertama kali ditemukan oleh suaminya, Roihan (59), yang merasa curiga karena sang istri belum kembali atau memberi kabar setelah pergi lebih dulu ke sawah.
Kapolsek Dukun, AKP Sugiarto, membenarkan insiden tersebut. “Kejadian ini bermula saat suami korban curiga karena istrinya belum memberi kabar setelah pergi ke sawah lebih dulu,” kata Sugiarto.
Menurut Sugiarto, Roihan kemudian pergi ke sawah untuk memeriksa. Di lokasi, ia mendapati Amenah sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tangan yang masih memegang kabel listrik yang digunakan untuk jebakan tikus. Menyadari kondisi tersebut, Roihan segera mematikan saklar listrik di rumahnya untuk menghindari risiko terkena sengatan.
“Setelah mematikan saklar, suami korban meminta bantuan warga untuk mengevakuasi jenazah istrinya dari sawah dan membawanya pulang,” tambahnya.
Tim medis dari UPT Puskesmas Dukun yang melakukan pemeriksaan pada korban menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Amenah. Keluarga korban, termasuk suami Amenah, menolak dilakukan otopsi dan hanya menginginkan pemeriksaan luar (visum et repertum), serta telah membuat surat pernyataan untuk tidak menuntut atas insiden tersebut.
Selain mengevakuasi korban, Polsek Dukun juga mengamankan kabel jebakan tikus dan pakaian milik korban untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. [dny/beq]






