Jombang (beritajatim.com) – Politikus PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Jombang M Subaidi Muchtar menyayangkan ujaran kebencian dan kampanye hitam yang diarahkan kepada pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 mendekati Pilkada Jombang.
Karena hal tersebut bisa menyebabkan kegaduhan publik. Kampanye hitam itu mendeskreditkan KH Salmanudin Yazid yang merupakan calon wakil Bupati Jombang. Narasinya bahwa Gus Salman dipecat dari posisinya sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan dihilangkan keanggotaannya dari NU.
“Semua narasi yang terkait dengan kampanye tersebut adalah tuduhan yang tidak berdasar. Tidak benar. KH Salmanudin Yazid atau Gus salman tidak pernah dipecat dari kepengurusan dan keanggotaan NU oleh PBNU. Tidak ada itu,” kata Subaidi, Sabtu (26/10/2024).
Oleh karena itu, lanjut Subaidi, pihaknya meminta dengan hormat kepada pihak-pihak yang membuat kampanye hitam untuk tidak lagi melakukan adu domba.
“Kami tegaskan kepada tim pemenangan Paslon lain untuk berhenti menyebarkan berita-berita yang mengadu domba. Jangan memecah belah keluarga besar dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Ia juga mengimbau pada seluruh tim pemenangan untuk menjadikan proses menjelang Pilkada ini dilangsungkan secara bermartabat dan beradab dengan mengedepankan sportifitas serta proses yang demokratis. [suf]






