Surabaya (beritajatim.com) – Kondisi sungai, parit, dan selokan Kota Surabaya memprihatinkan menjelang musim hujan. Akibat pendangkalan sumbatan lumpur, sampah, rumput liar semakin memperparah situasi.
Situasi itu seperti dilihat beritajatim.com di aliran sungai kecil di depan RSJ Menur, pada Senin hari ini. Di situ nyaris seluruh bagian sungai terbenam oleh rumput liar yang berwarna hijau dan sampah plastik.
Margono (54), salah seorang warga mengatakan bahwa seharusnya sungai sungai ini dibersihkan. Dia khawatir kalau hujan deras ditakutkan airnya meluap.
“Kalau sudah pendangkalan seperti ini nanti ada petugasnya sendiri yang membersihkan, biasanya seperti itu. Tapi ini sudah beberapa kali hujan turun. Kok belum juga ada petugas datang, mengeruk atau membersihkan sampah – sampah ini,” kata Margono kepada beritajatim.com, Senin (21/10/2024).
Sudah dua hari terakhir hujan turun berturut-turut di Surabaya. Ini terjadi, pada Sabtu (19/10/2024) dan Minggu (20/10/2024) malam kemarin, yang begitu deras.
“Mungkin di sini memang banyak aktivitas warga mulai pekerja dan anak sekolah. Meskipun begitu ya jangan lah, membuang sampah sampah itu ke sungai,” ucap dia.
Sementara itu, pihak sekuriti RSJ Menur, Mulyono juga mengungkapkan sungai kecil depan tempatnya bekerja itu tidak termasuk tanggungjawab pihak RSJ. Kata dia, ada petugas khusus yang biasanya bertugas bersih – bersih di sungai.
“Di luar tanggung jawab kami, karena ada petugas sendiri yang biasanya standby dan membersihkan aliran sungai ketika kotor, ataupun saat mendekati musim hujan seperti ini,” pungkas dia. [ram/beq]






