Madiun (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, hadir dalam acara pembukaan gerai Superindo di Jalan Cokroaminoto, Senin (21/10/2024). Eddy mengungkapkan bahwa kehadiran Superindo merupakan salah satu indikator kemajuan ekonomi Kota Madiun.
“Investasi yang masuk dari Superindo mencapai kisaran Rp 15-25 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa Madiun terus berbenah dan menarik minat banyak investor,” ujar Eddy.
Eddy juga menyoroti daya beli masyarakat Madiun semakin meningkat, ditandai dengan tumbuhnya perumahan, kemacetan lalu lintas, serta ramai dan suksesnya berbagai acara di kota tersebut.
“Setiap acara selalu ramai, ini artinya masyarakat kita semakin sejahtera. Ekonomi masyarakat pun terus membaik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa masuknya Superindo bukan hanya berkontribusi terhadap perputaran ekonomi kota, tetapi juga membuka lapangan kerja dan peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
“Superindo akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, mulai dari tenaga kerja, UMKM, hingga fasilitas pendukung seperti parkir,” ujarnya.
Namun, Eddy berharap kehadiran Superindo tidak menjadi ancaman bagi pasar tradisional. “Harga di Superindo memang kompetitif, tetapi tetap tidak bisa menyaingi pasar tradisional, terutama untuk produk segar seperti sayur-mayur,” jelas Eddy.
Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki kebiasaan berbeda dalam berbelanja, sehingga masing-masing segmen pasar tetap memiliki pelanggan setia.
Eddy juga mendorong kolaborasi antara Superindo dan UMKM lokal. “Saya harap UMKM bisa turut serta menjual produk-produknya di Superindo. Kolaborasi ini akan meningkatkan kelas UMKM kita, bahkan bisa membuka peluang ekspor,” katanya.
Ia menyebut beberapa produk lokal dari Madiun seperti sambal pecel dan minuman tradisional yang sudah berhasil menembus pasar internasional, termasuk di Amerika Serikat dan negara-negara Arab.
Vice President of Human Resources and General Services Superindo, Monica Feifei Enhudjiana, menyampaikan alasan memilih Madiun sebagai tempat investasi. “Kami melihat potensi ekonomi Madiun yang sangat pesat, terutama di Jawa Timur. Kehadiran kami di sini bertujuan untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha lokal dan meraih peluang tumbuh bersama,” kata Monica.
Monica menambahkan bahwa Superindo berkomitmen untuk terus mendukung UMKM dengan menyediakan ruang bagi produk-produk lokal di gerai mereka. “Produk lokal akan terus kami tambah dan promosikan, tidak hanya di Madiun tetapi juga di seluruh gerai Superindo di Jawa Timur,” ujarnya.
Kehadiran Superindo di Kota Madiun diharapkan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperluas kesempatan bagi UMKM untuk berkembang dan berkolaborasi dengan perusahaan besar. [fiq/beq]






