Malang (beritajatim.com) – Calon Wali Kota Malang, nomor urut 3 Moch Anton atau Abah Anton bercerita bahwa ratingnya naik usai mendapat dukungan dari Muslimat NU. Bahkan, dia semakin bersemangat untuk memenangkan kontestasi Pilwali Kota Malang.
Cerita ini dia ungkapkan saat menghadiri undangan Pengajian Ikatan Haji Muslimat (IHM) Kota Malang di rumah Hj Lilik Fatimah di Jalan Lowokdoro GG 3, Kota Malang, pada Minggu (20/10/2024).
“Sesudah Muslimat menyatakan dukungan, rating Abah Anton langsung naik,” ujar Abah Anton.
Pada pengajian IHM Kota Malang setidaknya 600 jemaah hadir bertemu langsung dengan Abah Anton. Sebagian besar dari mereka berebut salaman hingga berfoto dengan Abah Anton.
“Coblos nanti nomor 3. Nyoblosnya hanya sekali, dibuka, dipilih, dan coblos yang pakai kopyah hitam,” ujar Abah Anton.
Abah Anton juga bercerita saat menjadi Wali Kota Malang periode 2013 – 2018. Dimana dia membuat kebijakan menaikkan gaji guru PAUD hingga 100 persen.
“Saya blusukan ketemu ibu-ibu guru PAUD, dan setelah Abah Anton jadi Wali Kota, gaji naik 100 persen. Sesudah itu tidak pernah lagi. Tanpa panjenengan, Abadi (Abah Anton – Dimyati Ayatullah) tidak ada apa-apanya. Gaungkan terus ibu-ibu. Pokoknya sampean kudu nyoblos Abadi,” ujar Abah Anton.
Pernyataan Abah Anton didukung penuh oleh Hj Kustin, salah satu jamaah dari GG 19. Bahkan menurutnya meski digoyang isu negatif dia tetap mantab mendukung Paslon Abadi.
“Saya milih Abah Anton, mantab. Beliau sudah pernah jadi, saya pingin Abah jadi lagi. Ada fitnah gak usah dihiraukan,” ujar Kustin.
Hal senada juga diungkapkan oleh Nurul Layli, Ketua IHM Ranting Temenggungan, Kota Malang. Dia menyatakan pilihannya kepada Abah Anton karena kebaikan dan kepemimpinannya yang dirasakan masyarakat.
“Acara pengajian ini tak hanya mempererat tali silaturahmi antara para ibu haji, namun juga menjadi ajang penguatan dukungan bagi Abah Anton dalam langkahnya menuju Pilkada Kota Malang,” ujar Nurul. [luc/aje]






