Surabaya (beritajatim.com) – DPD Partai Golkar Surabaya memperingati HUT ke-60 partai dengan memberangkatkan 2.400 warga untuk ziarah ke makam Wali Lima, Sabtu (20/10/2024).
Acara ini dihadiri langsung oleh calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mendukung kemenangan Eri-Armuji dalam Pilkada Surabaya serta Khofifah-Emil di Pilkada Jawa Timur.
Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Partai Golkar. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kebersamaan dan semangat gotong royong yang menjadi nilai utama dalam memimpin Surabaya.
Eri menegaskan bahwa jika terpilih kembali, ia berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan guyub dan rukun demi kemajuan kota ini. Eri menambahkan, jika terpilih kembali, ia berencana mengajak lebih banyak warga untuk berziarah, termasuk ke Wali Songo.
“Saya senang warga Surabaya sangat cinta dengan agama,” ujar mantan birokrat ulung ini.
Eri berharap suasana spiritual dari ziarah ini dapat membawa ketenangan dan harmoni bagi masyarakat Surabaya. Baginya, kekuatan doa dari warga merupakan modal penting untuk menjaga persatuan hingga akhir hayat.
“Semoga ini memberikan suasana dingin untuk kota Surabaya, menjadikan kita lebih guyub rukun dan merasa sebagai saudara sampai hari kiamat,” katanya.
Di perayaan HUT ke-60 Golkar, Eri Cahyadi berharap Golkar terus berperan aktif memperjuangkan kepentingan rakyat Surabaya. Ia mengapresiasi kontribusi partai tersebut dalam menurunkan angka stunting dan kemiskinan di kota ini.
Dengan Golkar yang kini memimpin DPRD Surabaya, Eri yakin partai ini akan semakin besar dan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. “Golkar adalah salah satu partai yang getol memperjuangkan kepentingan umat,” kata dia.
Eri juga menegaskan bahwa membangun Surabaya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah dan DPRD, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan program pengentasan stunting yang dicapai berkat kerja sama antara pemerintah dan warga di tingkat RT dan RW.
Eri juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga, mengingat peran RT dan RW sangat vital dalam pembangunan kota. “Surabaya menjadi hebat karena warganya. Mereka yang memiliki kota ini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni, menekankan bahwa doa memiliki peran penting dalam memenangkan hati masyarakat. Ia percaya, dengan doa dari 2.400 jemaah yang berangkat ziarah, perjuangan Eri Cahyadi dan Khofifah-Emil akan lebih mudah.
“Yang membolak-balikkan hati manusia itu Allah SWT,” ujarnya.
Dia menyebut ziarah ini sebagai bukti nyata bahwa kekuatan spiritual tetap menjadi fondasi penting bagi pergerakan Surabaya. Menurutnya, agama dan spiritualitas selalu menjadi bagian integral dari langkah-langkah Golkar di Surabaya.
“Surabaya bergerak dengan kekuatan agama. Ziarah ini adalah perjalanan religi ke sejumlah tempat yang insyaallah doanya dikabulkan oleh Gusti Allah,” pungkas dia. [asg/aje]






