Madiun (beritajatim.com) – Cawali (Calon Wali Kota) Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, secara tegas mengecam segala bentuk intimidasi dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
Dalam pernyataannya, Inda menekankan pentingnya hak setiap warga negara untuk memberikan suara secara bebas dan tanpa tekanan.
“Memilih adalah hak semua warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih. Tidak ada yang boleh memaksa atau mengintimidasi dalam memberikan suara. Pilgub dan Pilkada adalah bagian dari proses demokrasi yang harus dijaga dengan serius dan netral,” ujar Inda Raya dalam Kampanye Akbar di Lapangan Gulun, Kelurahan Kejuron, Kota Madiun, Minggu (20/10/2024)
Dia juga mengingatkan bahwa Pilkada harus dijalankan dengan adil dan bebas dari praktek intimidasi yang membuat pemilih merasa tidak nyaman.
“Praktek-praktek seperti intimidasi, ancaman, atau tindakan yang menciptakan suasana tidak nyaman bagi pemilih sangat tidak dibenarkan,” tegasnya.
Inda Raya optimis bahwa dengan adanya penyelenggara yang netral dan tidak berpihak, proses Pilkada akan berjalan lancar. Ia mengapresiasi pihak-pihak yang serius dalam menjaga netralitas dan keadilan pemilu.
“Kalau sampai ada ya g diintimidasi, bilang ke saya. Saya samperin itu yang mengintimidasi,” katanya.
Dalam hal target Pilkada, Inda Raya menyatakan keyakinannya untuk menang. “Tentu targetnya adalah menang. Kami bukan paslon yang main-main atau boneka. Kami adalah pasangan yang berjuang untuk kemenangan agar dapat menjalankan visi, misi, dan program-program demi kesejahteraan masyarakat yang lebih adil dan merata,” tandasnya.
Inda Raya juga menegaskan bahwa dirinya dan Calon Wakil Walikota Aldi Dwi Prastianto tidak macung untuk memecah suara atau bermain politik yang tidak sehat.
“Paslon Dadi (Inda Raya-Aldi Dwi) hadir untuk menjadi juara, bukan untuk menambah atau mengurangi suara paslon lain, tapi untuk benar-benar berjuang demi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pernyataannya ini, Inda Raya berharap Pilkada di Madiun dapat berlangsung dengan damai, adil, dan demokratis, serta membawa hasil yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat. [fiq/suf]






