Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi, sebuah kabupaten yang kini dikenal luas atas kemajuan dan pembangunan yang pesat, tak lepas dari peran para pemimpin yang silih berganti. Ketua Komunitas Pendukung Ipuk (KPI), Veri Kurniawan, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Banyuwangi adalah hasil dari keberlanjutan program di setiap era kepemimpinan, mulai dari Samsul Hadi hingga Ipuk Fiestiandani.
“Pembangunan di Banyuwangi tidak bisa dilepaskan dari sinergi para pemimpinnya. Setiap pemimpin membawa visi mereka, tetapi ada kesinambungan yang memastikan program-program strategis bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Veri, Rabu (16/10/2024).
Salah satu contohnya adalah pembangunan Bandara Banyuwangi, yang dimulai di era Samsul Hadi dan kemudian dilanjutkan serta disempurnakan di masa kepemimpinan Abdullah Azwar Anas. “Bandara Banyuwangi menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di Banyuwangi adalah keberlanjutan antar kepemimpinan,” tambahnya.
Veri juga menyebutkan bahwa di bawah kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, Banyuwangi semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Penghargaan demi penghargaan pun diraih, yang memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah yang maju.
Namun, menurut Veri, pembangunan yang ada tidak berhenti di situ. Ipuk Fiestiandani, yang menjabat selama 3,5 tahun, juga berperan penting dalam melanjutkan program-program tersebut. Meski masa jabatannya singkat dan sempat dihadang pandemi Covid-19, Ipuk berhasil menuntaskan sejumlah proyek penting, seperti perbaikan infrastruktur, pembangunan irigasi, peningkatan layanan pendidikan, dan kesehatan.
“Pencapaian Ipuk adalah bagian dari keberlanjutan. Meskipun tidak semua program selesai karena keterbatasan waktu, namun kontribusi yang dia berikan patut diapresiasi,” tegas Veri.
Sebagai pemimpin yang dikenal dekat dengan masyarakat, Ipuk selalu menjalin hubungan baik dan tanpa jarak dengan warganya. “Sebelum menjadi bupati, Ipuk sudah aktif dalam kegiatan sosial, dan itu terus berlanjut selama masa jabatannya,” imbuh Veri.
Kini, dalam Pilkada Banyuwangi 2024, Ipuk Fiestiandani kembali mencalonkan diri bersama Mujiono dengan nomor urut 01. Veri mengajak semua pihak untuk menciptakan pemilu yang damai dan mencerdaskan. “Pemilu adalah tentang menyampaikan visi dan misi, bukan saling menghujat,” tutupnya. [rin/beq]






