Gresik (beritajatim.com)- Kecelakaan lalu lintas menyebabkan nyawa melayang kembali terjadi. Kali ini pengendara motor berboncengan meregang nyawa usai menabrak pohon di Jalan Raya Hulaan Menganti Gresik dini hari.
Korban atas nama Satrio Lintang (21) asal Wisma Sidojakung, Kecamatan Menganti, Gresik, dan Shakti Prema Ananda (21) asal Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Keduanya mengendarai motor Honda Vario nopol W 2803 AX.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko menuturkan, awal mula kejadian kecelakan lalu lintas bermula korban yang mengendarai motor berjalan dari arah timur kebarat dengan kecepatan sedang. Saat melintas di Jalan Raya Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik. Korban mengalami selip, dan tidak bisa menguasai setir dengan wajar sehingga terjatuh dan terjadilah kecelakaan.
“Akibat dari kecelakaan tersebut Satrio Lintang dan Shakti Prema Ananda meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina, Gresik untuk dimintakan Ver jenazah,” tuturnya, Senin (14/10/2024).
Aswoko menambahkan, faktor yang mengalami kecelakaan diduga pengendara motor Honda Vario W 2803 AX saat mengendarai kendaraannya mengalami selip dan tidak bisa menguasai setir dengan wajar. “Selain mengakibatkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengalami kerugian material Rp 2 juta imbuhnya.
Ia menjelaskan korban meninggal dunia karena mengalami luka parah dibagian kepala. Malahan salah satu korban meninggal di TKP. “Satu korban sempat dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis namun sudah dinyatakan meninggal dunia,” paparnya.
Terkait dengan kejadian itu, Aswoko menghimbau kepada pengendara motor agar berhati-hati dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas. [dny/kun]






