Madiun (beritajatim.com) – Ratusan pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, dan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Madiun mendatangi kediaman calon wali kota (cawali) Maidi pada Kamis sore (10/10/2014). Mereka hadir untuk berdiskusi serta mengenal lebih dalam visi, misi, dan program dari Maidi, yang merupakan calon wali kota nomor urut 2.
Salah satu poin utama dalam diskusi tersebut adalah tuntutan agar Maidi mempertahankan program asuransi jaminan kecelakaan kerja, yang dinilai sangat penting bagi para pekerja informal jika ia terpilih nanti.
“Para pengemudi ojek online, tukang becak, dan PKL memiliki peran besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Madiun. Keselamatan mereka saat bekerja harus dipastikan,” ujar Maidi usai berdiskusi dengan paguyuban ojol, tukang becak, dan PKL di halaman Pondok Abi Bahrun Madinatul Jannah, pada Kamis sore (10/10/2024).
Maidi menambahkan bahwa pengemudi ojol dan tukang becak adalah garda terdepan dalam menyambut wisatawan di Kota Madiun. Pelayanan yang mereka berikan akan menjadi cerminan bagi wajah kota.
“Tanpa mereka, masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi akan kesulitan menikmati keindahan Kota Madiun. Oleh karena itu, para pengemudi ojol harus ramah dan santun, terutama kepada wisatawan,” lanjutnya.
Jika terpilih sebagai wali kota, Maidi berkomitmen untuk mempertahankan serta memperluas cakupan asuransi kecelakaan kerja bagi pengemudi ojol dan tukang becak. Dengan demikian, mereka dapat bekerja dengan lebih nyaman dan merasa aman.
“Ke depan, semua pengemudi ojol, tukang becak, dan PKL akan terjamin dalam program asuransi. Khusus untuk ojol, kami juga akan mengupayakan penyediaan body protector untuk meningkatkan keselamatan kerja mereka,” janji Maidi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Ojol Kota Madiun, Loid Darmanto, menyampaikan bahwa program asuransi kecelakaan kerja yang dicetuskan oleh Maidi saat menjabat wali kota sebelumnya sudah dirasakan manfaatnya, meskipun belum mencakup seluruh pengemudi. Namun, Loid optimis bahwa Maidi akan merealisasikan janji tersebut dalam lima tahun ke depan.
“Sebagai ojol yang selalu berada di jalanan, asuransi sangat membantu kami jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Selain itu, Loid juga berharap agar pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Maidi dapat lebih sering melibatkan ojol dalam berbagai program pemerintah, seperti pelayanan pengantaran obat pasien rumah sakit atau program sejenis.
“Saya dengar, program pengantaran obat belum ada di pemerintahan kota saat ini. Jika Pak Maidi bisa menghidupkan kembali program tersebut, kami pasti akan sangat mendukung,” harap Loid. [fiq/but]






