Pacitan (beritajatim.com) – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2024 masih terpantau kondusif. Belum tercatat terjadi gesekan sosial di masyarakat.
Namun, catatan yang baik ini tetap menjadi perhatian khusus bagi Bawaslu Kabupaten Pacitan.
Tak ingin kecolongan, Samsul Arifin selaku ketua Bawaslu Pacitan sudah menyiapkan sejumlah strategi guna meredam gesekan dan membuat pilkada tetap kondusif.
Salah satu langkah strategis yang akan ditempuh oleh pihaknya adalah program sosialisasi menggunakan khutbah Jum’at
“Kami kira ini baru satu-satunya di Indonesia, satu langkah yang sedang coba kami tempuh untuk menciptakan pilkada yang baik dan kondusif” katanya saat dikonfirmasi oleh awak media pada Kamis (10/10) pagi.
Bawaslu Kabupaten Pacitan mencoba menitipkan pesan kepada masyarakat, bekerja sama dengan Kemenag Pacitan untuk menyusun materi khotbah Jum’at yang mengandung pesan perdamaian dan kerukunan saat pilkada nanti.
“Kami akan bekerja sama dengan kemenag baik teknis dan norma yang berlaku, Kami yakin, program ini mampu meningkatkan partisipasi publik di pilkada, dan bisa meredam konflik di lapangan” imbuhnya.
Ia berharap, program ini mampu meminimalisir dampak atau potensi gesekan di masyarakat. Meskipun hingga kini, pihaknya mengaku belum menemukan titik rawan khususnya di Kabupaten Pacitan
“Kalau berdasarkan pemantauan kami, memang hingga hari ini (10/10) alhamdulillah Pacitan masih aman dan terkendali. Tidak ada wilayah yang rawan gesekan” pungkasnya
Sebagaimana kita ketahui bersama, momen pilkada terkadang terdapat gesekan di masyarakat akibat poerbedaan pilihan. Hal inilah yang diantisipasi oleh semua pihak supaya pilkada dapat berjalan dengan lancar dan kondusif (sul/ted)






