Surakarta (beritajatim.com) – Tim estafet 4×100 meter putra Jawa Timur sukses meraih medali emas di cabang olahraga para atletik pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII/2024 yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo. Dalam partai final, Jatim mengungguli Jawa Tengah dan Riau, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 45,94 detik.
Kuartet Jatim yang terdiri dari Anas Ichlasul Amal, Ryan Arda Diarta, Firza Fathurahman Listianto, dan Joko Mulyono Muliono tampil impresif dan hanya unggul tipis 0,29 detik dari tim Jawa Tengah. Tim Jateng yang diperkuat Viqi Dian Maulana, Wakhidun, Rizal Bagus Saktiyono, dan Mohammad Syarofuddin finis di posisi kedua dengan waktu 46,23 detik, harus puas dengan medali perak.
Sementara itu, tim Riau yang menurunkan sprinter peraih emas 100 meter, Agus Ronico Medrofa, bersama Martin Losu Losu, Mohammad Maulana Ashari, dan Budi Setiyo, menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 48,84 detik dan berhak atas medali perunggu.
Setelah pertandingan, sprinter Jatim Ryan Arda Diarta mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan timnya meraih medali emas adalah kekompakan. “Kami selalu solid, dan itu yang membuat kami bisa mencapai hasil terbaik,” ujar Ryan.
Pelatih tim Jatim, Nasrullah, turut memuji kerja keras dan kebersamaan para atlet. “Latihan yang kami jalani sesuai harapan, dan tim ini telah menunjukkan rasa sehati dan solid dalam setiap sesi latihan,” tambah Nasrullah.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Jawa Timur dalam klasemen medali Peparnas XVII/2024. Dengan raihan emas dari nomor estafet 4×100 meter ini, kontingen Jatim optimistis akan terus menambah perolehan medali di ajang olahraga nasional ini. [kun]






