Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus rela berbagi poin dengan tamunya, RANS Nusantara FC, setelah bermain imbang 1-1, dalam laga lanjutan Liga 2 2024-2025, di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Senin (7/10/2024).
Berbekal dua kemenangan di laga sebelumnya, Persela mengawali laga dengan percaya diri. Namun tim tamu meladeni dengan permainan disiplin.
Pertandingan pun berjalan alot. Bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Praktis, hingga 30 menit berjalan, tak banyak peluang yang tercipta.
Persela baru bisa unggul di penghujung babak pertama, melalui sontekan Ezechiel N’Douassel pada menit 44, memanfaatkan umpan Yoga Adiatama dari sayap kiri.
Babak kedua, permainan lebih terbuka. Beberapa peluang diperoleh kedua tim. Tapi tak satu pun bisa dikonversi menjadi gol, sehingga skor tak berubah.
Namun drama terjadi di penghujung laga. Kemenangan Persela yang sudah di depan mata, seketika sirna setelah penyerang RANS, Ismail Salim Dunga berhasil mencetak gol pada menit 90+2.
Gol tersebut sempat diprotes kubu Persela, karena dianggap terjadi offside. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut, karena posisi Ismail memang onside.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit Ridwan Pahala. Persela pun harus rela berbagi poin dengan RANS.
“Kami sangat kecewa. Kita sebetulnya mendominasi. Tapi pemain terlalu asyik bermain di belakang. Dengan kelengahan sedikit, akhirnya RANS bisa menyamakan kedudukan,” kata Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Zulkifli menegaskan, hasil imbang kontra RANS tersebut menjadi pelajaran berharga, bahwa pemain harus tetap fokus sampai peluit panjang dibunyikan sebagai tanda berakhirnya pertandingan.
“Yang pasti kita akan evaluasi untuk meraih hasil lebih baik di pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Sementara dsri kubu tim tamu, Pelatih RANS, Edi Augiarto, menyebut hasil imbang kontra Persela menjadi hasil yang sangat disyukuri.
“Kita dapat poin 1, luar biasa. Laga berjalan tidak mudah. Tapi tim menunjukkan progres luar biasa,” ujarnya. (fak/ian)






