Pasuruan (beritajatim.com) – Sebuah peristiwa tragis terjadi di sebuah perlintasan kereta api Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan pada Senin sore. Seorang perempuan bernama EY (21) ditemukan tewas tertabrak kereta api sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, kuat dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke kereta api. Sebelum kejadian, korban terlihat duduk di atas sepeda motornya selama kurang lebih 30 menit di dekat rel kereta api.
“Sebelum kejadian, korban terlihat duduk di atas sepeda motornya. Saat kereta api melintas dari arah timur, korban melepaskan sepatunya dan berjalan menuju rel kereta api,” ujar Kapolsek Bangil, Kompol Sukiyanto.
Aksi nekat korban ini semakin diperkuat dengan keterangan saksi mata yang melihat korban sengaja menghadang laju kereta api. Akibatnya, korban tertabrak dan terpental sejauh 3 meter.
“Korban diduga memang sengaja mengakhiri hidupnya. Hal ini terlihat dari tindakannya yang melepaskan sepatu dan berjalan menuju rel kereta api saat kereta api hendak melintas,” tegas Kapolsek.
Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Beji. Petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya satu buah tas berwarna hijau tosca dan sepeda motor Honda Genio berwarna putih dengan strip biru, nomor polisi N-4048-TF.
Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, kaki, dan jari. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (ada/ian)






