Magetan (beritajatim.com) – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan ke Pasar Sayur 1 Magetan pada Minggu (6/10/2024) dalam rangka kampanye Pilgub Jatim 2024. Kunjungan ini berlangsung meriah dengan iringan musisi jalanan yang menciptakan suasana ceria di tengah-tengah aktivitas kampanye.
Khofifah tidak hanya menyapa para pedagang dan pengunjung pasar, tetapi juga turut membeli berbagai sayuran segar yang dijual oleh para pedagang. Sayuran di Pasar Sayur Magetan terkenal dengan kualitasnya yang baik dan kesegarannya.
“Saya dan Mas Emil mengajak semua warga untuk tidak lupa datang ke TPS pada 27 November 2024. Kami mendapat nomor urut 2,” ujar Khofifah sambil berbelanja dan mengingatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang tinggal 51 hari lagi.
Setelah blusukan, Khofifah juga mengajak sekitar 60 buruh gendong di Pasar Sayur 1 Magetan untuk sarapan bersama. Di pasar tersebut, sekitar 600 buruh gendong menggantungkan hidup mereka dari jasa menggendong belanjaan.
Khofifah mengundang mereka untuk sarapan di warung dekat pasar sembari berdialog. Ia menerima banyak doa dan harapan dari para buruh gendong agar dirinya dan Emil terpilih kembali sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2025-2030.
“Alhamdulillah, hari ini bisa bersapa dengan para buruh gendong. Mereka adalah pahlawan ekonomi keluarga yang mencari rezeki dari jasa membawa belanjaan. Semoga Allah selalu melimpahkan kesehatan dan rezeki bagi mereka,” ungkap Khofifah.
Khofifah menekankan pentingnya sosialisasi Pilgub ini guna mendorong masyarakat agar bersemangat datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya, baik dalam pemilihan gubernur maupun pemilihan kepala daerah tingkat kabupaten/kota.
Setelah berkeliling pasar, Khofifah mengungkapkan bahwa dia menerima banyak masukan dari para pedagang dan pembeli. Tak hanya itu, banyak pula yang mendoakannya agar kembali memimpin Jawa Timur.
Selain menerima masukan, Khofifah juga melihat potensi besar pada komoditas sayuran Pasar Sayur Magetan yang terkenal segar dan berkualitas premium, seperti wortel dan kentang.
Dia melihat adanya peluang untuk meningkatkan nilai tambah bagi para petani dan pedagang jika produk-produk tersebut bisa dipasarkan lebih luas, misalnya ke pasar induk di Surabaya dan Sidoarjo.
“Harus ada konektivitas yang lebih intensif antara pedagang di Magetan dan Surabaya atau Sidoarjo agar produk mereka bisa dijual dengan harga lebih baik,” ungkap Khofifah.[fiq/but]






