Bondowoso (beritajatim.com) – Beberapa atap ruangan di gedung DPRD Kabupaten Bondowoso mulai direnovasi sejak akhir September 2024.
Awalnya, renovasi atap gedung dewan Bondowoso dianggarkan pada tahun 2021 lalu. Namun dikarenakan pandemi Covid-19, maka anggaran renovasi itu dialihkan untuk penanganan pandemi.
Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Ahmad Dhafir menyebut, kebutuhan anggaran yang mendesak saat pandemi hingga new normal membuat belanja DPRD ditata ulang.
“Jadi belanja DPRD untuk rehap ruang kerja pimpinan waktu itu ditunda. Anggaran dikembalikan untuk penanganan covid-19,” kata Dhafir kepada BeritaJatim.com.
Renovasi atap gedung dewan baru bisa dilaksanakan tahun 2024 oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Ciptaru) Kabupaten Bondowoso.
Kepala Dinas Perkim Ciptaru Bondowoso, Dadan Kurniawan melalui Kabid Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Hergiar Yuli Pramanto menjelaskan beberapa hal.
“Renovasi itu diutamakan pada atap gedung DPRD. Karena sekian lama, memang tidak ada renovasi yang besar,” katanya dikonfirmasi BeritaJatim.com terpisah, Rabu (2/10/2024).
Hergiar yang asli Malang baru mulai bekerja di Bondowoso sejak tahun 2005 lalu. Sejak ia menapaki tanah kota tape, dia tidak pernah melihat renovasi di gedung dewan.
“Artinya mungkin nyaris atau bahkan lebih dari 20 tahun tidak ada perbaikan. Baru kali ini,” sebutnya.
Terlebih, kondisi di gedung dewan memang cukup memprihatinkan. “Ada kebocoran talang dan air menyerap ke dinding sehingga menjadi lembab,” bebernya.
Menurutnya, kelayakan ruang pimpinan dewan dan graha paripurna merupakan representasi kehormatan instansi tersebut.
“Apalagi di sana banyak ruang penting dan fungsional. Katakanlah lembab akhirnya membuat gak nyaman,” nilainya.
Pihaknya merenovasi atap di 8 ruangan, termasuk ruang pimpinan dewan, ruang sekretariat sebelah timur dan graha paripurna.
“Anggarannya Rp466 juta. Itu merupakan hasil tender. Pengerjaan jangka waktu berakhir 9 Desember 2024 nanti,” ulasnya.
Namun pihaknya berharap pengerjaan renovasi dari rekanan itu selesai pada akhir November 2024 mendatang. “Karena Desember kan masa full pencairan anggaran,” tuturnya. [awi/beq]






