Jember (beritajatim.com) – Dukungan untuk pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 1, Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah dengan kehadiran relawan pendukung Anies Baswedan.
“Teman-teman dari eks relawan Anies Baswedan saat pilpres minta saran. Setelah kita berdiskusi intensif dengan melihat berbagai kontalasi, baik lokal maupun nasional, pilihannya memang jatuh ke (calon yang didukung) PDI Perjuangan,” kata Arismaya Parahita, Sekretaris Jenderal Sobat Anies, Rabu (2/10/2024).
Arismaya sengaja memilih calon yang didukung PDI Perjuangan karena idealisme. “Kami lebih baik ngewangi (membantu) yang teraniaya dan punya bakat jadi oposisi. Jadi ada hal-hal yang sifatnya idealis,” kata mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Jember ini.
Anies memang belum menentukan bakal mendukung kandidat kepala daerah yang didukung PDI Perjuangan. “Tapi secara ideologis saya melihat Mas Anies cenderung untuk memenangkan calon-calon PDI Perjuangan, karena untuk penyeimbang. Ini soal demokrasi,” kata Arismaya.
Relawan Anies tidak hendak melawan pemerintah. “Tapi kan memang perlu dikontrol untuk menyeimbangkan suara,” kata Arismaya.
Ada lima simpul relawan Anies Baswedan di Jember, yakni Sobat Anies, P24, Manies, Sahabat Anies Tapal Kuda, dan Jarnas (Jaringan Nasional). Jaringan mereka hingga tempat pemungutan suara. “Di semua TPS kami punya orang. Jadi ada empat ribu orang sekian (yang diterjunkan),” kata Arismaya.
Sinyal-sinyal dukungan untuk Hendy-Firjaun terlihat saat Arismaya ikut menghadiri deklarasi dukungan Dewan Pimpinan Daerah Perindo Jember terhadap duet petahana tersebut tempo hari. “Saya diundang Pak Hanung (Ketua DPD Perindo Jember Hanung Prijobodo, red). Beliau banyak membantu saya waktu pencalonan independen,” kata Arismaya.
Dalam pertemuan dengan Hendy, Arismaya menyarankan agar segera dilaksanakan pemetaan di TPS. “Jadi keroyok bareng di situ, gak usah main wacana. Saya bilang: Pak Hendy ini orang baik tapi punya kelemahan. Sama dengan lawan kita,” katanya.
Kendati cenderung mendukung Hendy-Firjaun, Arismaya belum menyatakan dukungan formal. “Dalam waktu dekat Pak Hendy hendak mengundang kami, khusus untuk bertemu lagi untuk (menata) bagaimana di lapangan,” katanya.
Arismaya menyebut Hendy sudah cukup terkenal di masyarakat dan tidak membutuhkan pengenalan lagi. “Dia hanya butuh solidnya orang (pendukung) di TPS-TPS. PDIP bisa. Tapi akan lebih kuat kalau kami masuk, relawan bergabung. Jadi tidak usah menang-menangan. Kita kerja di lapangan. Tidak ada super man. Yang ada super team,” katanya.
Hendy Siswanto sepakat dengan saran Arismaya untuk melakukan pendekatan kampanye secara ritel atau langsung menyapa warga. “Keliling di lingkungan situ setiap hari sampai 27 November 2024 saat pencoblosan,” katanya.
“Apa yang dijual? Kerja kami selama ini sampaikan saja. Kalau dianggap masih kurang ya dilanjutkan periode kedua. Selama ini kerjanya hanya 3,5 tahun dipotong pandemi Covid setahun.” kata Hendy. [wir]






