Kediri (beritajatim.com) – Dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 dalam Pilkada Kabupaten Kediri 2024 Hanindhito Himawan (Dhito) dan Dewi Maria Ulfa (Dewi) terus mengalir. Kali ini datang dari Relawan Pare Puncu Kepung Kandangan (P2K).
Relawan P2K mendukung paslon petahana karena dasar capaian kinerja selama memimpin Kabupaten Kediri. Menurut mereka Mas Dhito dan Mbak Dewi banyak melakukan gebrakan, terutama terhadap peningkatan pelayanan publik dan sektor kesehatan.
“Sekarang ini (masyarakat) merasakan data kependudukan tidak sesulit yang dulu” ujar Ketua P2K, Mohamad Irfan usai mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Dhito – Dewi.
Dengan modal capaian yang dihasilkan Mas Dhito di periode pertama, Irfan dan kawan-kawan menyatakan optimis untuk memenangkan pasangan Dhito – Dewi. Pasangan muda-muda tersebut telah berhasil membuktikan kepada masyarakat Kabupaten Kediri dengan kerja nyata selama tiga tahun terakhir. Di mana pengurusan administrasi dipermudah melalui Program Satu Hari Jadi (Sahaja).
Disisi lain, cakupan Universal Health Coverage (UHC) mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 96 persen. Harapannya, dengan cakupan tersebut bisa memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kediri.
“Kita lihat (jaminan kesehatan) masyarakat banyak yang sudah tercover” terang Irfan.
Sementara dalam deklarasi tersebut, Cabup Dhito menjelaskan selama periode pertama, pihaknya dihadapkan pada Covid-19 yang mengharuskan mengambil langkah-langkah strategis membangun Kabupaten Kediri.
Pun demikian, pihaknya menjelaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk berbenah di berbagai sektor. Termasuk sektor kesehatan. Sehingga, di akhir periode pertamanya pihaknya memutuskan untuk meningkatkan infrastruktur di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).
“Kalau panjenengan nanti lewat RSKK, kita sedang bangun 3 Gedung Baru untuk menunjang pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Dalam proses pemerintahan, lanjutnya, harus dilandasi dengan niat untuk melayani dan mengabdi untuk masyarakat. Dimana seorang bupati menurutnya harus bersih dari persoalan korupsi.
“Carilah pemimpin yang tidak punya catatan hitam, carilah track record, dan tidak punya kepentingan,” tandasnya.
Sebagai informasi, di hari yang sama, Cabup Dhito mengunjungi beberapa desa di Kecamatan Kepung. Diantaranya Desa Siman, Damarwulan, Keling, dan Besowo. [nm/ian]






