Surabaya (beritajatim.com) – Dalam Musyawarah Daerah ke-XV BPD HIPMI Jatim 2024 yang digelar pada Kamis (26/9/2024), Ahmad Salim Assegaf secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jawa Timur periode 2024-2027. Pebisnis real estate dan pariwisata ini siap melanjutkan estafet kepemimpinan HIPMI Jatim dan membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik.
Dalam pidato sambutannya, Assegaf menyampaikan lima program unggulan yang akan menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya. Pertama, Government Relations yang bertujuan memperkuat sinergi antara HIPMI dengan pemerintah daerah di semua tingkatan. “Tujuannya adalah untuk mengkolaborasikan program pemerintah dengan potensi yang dimiliki oleh ekosistem HIPMI,” ujar Assegaf.
Kedua, Inkubasi Bisnis yang fokus pada pengembangan usaha rintisan dan pendampingan bagi pengusaha muda. Ketiga, Akses Permodalan yang bertujuan mempermudah akses pengusaha muda terhadap permodalan. Keempat, Forum Ketua Umum (Fortum) yang akan digelar secara rutin di berbagai daerah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antar anggota. Terakhir, Kolaborasi Organisasi dengan Kadin untuk mengakses program-program yang mendukung pengembangan usaha.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Musa Indonesia (BPP HIPMI) Akbar Buchari saat membuka Musda XV BPD HIPMI Jatim mengatakan Jawa Timur adalah salah satu provinsi yang menjadi jujugan investor. PT Freeport Indonesia misalnya, telah menanamkan investasinya di Gresik sebesar US$ 3,8 juta. Untuk itu ia mengimbau agar seluruh anggota HIPMI Jawa Timur menjadi lokomotif dalam pembangunan perekonomian nasional dan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Kita berharap dengan adanya investasi dari nasional ini menjadi stimulus bagi teman-teman daerah untuk bisa mengembangkan bisnisnya. US$ 3,8 juta ini harus bisa berkembang, harus berdampak berkembangnya UMKM di provinsi Jatim,” katanya.
Untuk itu infrastruktur yang dimiliki HIPMI dengan segala kemampuan yang dimiliki anggota HIPMI Jatim harus mampu memanfaatkan momentum ini sebagai peluang.
“Dan momentum Musda dengan tema transformasi digital ini juga menjadi penting untuk kita implementasikan kedepan agar kita bisa berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah,” tandasnya.
Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang ikut hadir di Musda HIPMI itu juga mengajak pengusaha muda untuk melihat Indonesia dimasa depan, dimana Indonesia masuk pada masa keemasan yaitu Indonesia emas 2045. AHY berharap bisa benar-benar menghadirkan Indonesia maju sehingga rakyat makin sejahtera. Dalam hal ini, dunia usaha memiliki peran sangat penting dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.
“Tentu pemerintah punya andil dengan menciptakan ekosistem yang kondusif, sekaligus menciptakan regulasi dan birokrasi yang responsif adaptif, tetapi dunia usaha yang hebat akan mengubah banyak hal. Selamat bagi himpi semoga terus menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan,” kata AHY
Sementara itu Ketua Umum Kasi Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan bahwa selain Kadin, HIPMI juga menjadi mitra strategis Pemprov Jatim. “Tidak ada bedanya antara HIPMI dan Kadin dari sisi visi dan misi. Yang membedakan hanya usia. Kadin dan HIPMI sama-sama menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Provinsi Jatim. Tinggal nanti apa yg diprioritaskan HIPMI. Tetapi harapan kami tetap bersinergi dengan kadin dan semua asosiasi,” ujar Adik.
Untuk itu, sinergitas yang telah dibangun HIPMI Jatim selama ini dengan Pemprov Jatim, Kadin Jatim dengan semua elemen masyarakat harus terus dilanjutkan dan diperkuat untuk menyongsong Indonesia Emas. Tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini adalah sangat kekurangan wirausaha. Dibanding dengan negara lain, prosentasi wirausaha dibanding jumlah penduduk sangat kecil. “Ini tugas HIPMI untuk menciptakan wirausaha baru.
Ketua Umum HIPMI Jatim demisiomer Rois Sunandar Maming mengatakan bahwa tugasnya telah selesai sebagai ketua HIPMI dengan menjadikan BPD HIPMI Jatim sebagai BPD terbesar dengan 38 BPC seluruh Jatim. Ia juga berharap ketua umum terpilih akan melanjutkan program yang telah dilaksanakan.
“Apa yang sudah saya laksanakan mungkin bisa dilanjutkan oleh penerus saya mas Ahmad. Jatim memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan berkembang. Dan kita butuh sosok yang menjadi panutan di pariwisata. Maka ia adalah sosok yang sangat cocok. Beliau ekspert dibidang pariwisata sehingga di kepengurusan kedepan kami berharap lebih konsen pada pariwisata dengan mentor yang menggantikan saya mas Ahmad Salim,” pungkasnya.
Musda XV HIPMI Jatim dengan tema “Era Bisnis Baru Dengan Tantangan Transfromasi Digital” juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 Emil Elestianto Dardak, DPRD Provinsi Jatim Anik Maslahah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Iwan dan sejumlah stakeholder, sejumlah BPD HIPMI dari sejumlah Provinsi, serta perwakilan dari 39 BPC HIPMI se Jatim.[rea]






