Magetan (beritajatim.com). – Belasan rumah dan sejumlah fasilitas umum (fasum) di dua kelurahan, Karangrejo dan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, rusak parah diterjang angin kencang pada Kamis pagi (26/9/2024). Angin kencang yang disertai hujan deras pada malam sebelumnya juga menyebabkan pohon-pohon tumbang menimpa bangunan rumah dan mobil.
Kerusakan terparah terjadi di Kelurahan Manisrejo. Di lokasi ini, belasan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. Selain itu, akses jalan warga di kawasan tersebut tertutup oleh pepohonan yang tumbang, menyebabkan lumpuhnya aktivitas sehari-hari.
Salah satu warga, Suwarno, menyampaikan angin datang dengan sangat cepat, menyebabkan atas teras-teras rumah warga beterbangan. “Angin begitu cepat, teras-teras rumah warga beterbangan sampai jauh,” ujarnya.
Selain rumah warga, fasilitas umum seperti sekolah juga tidak luput dari terjangan angin kencang. Atap Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Karangrejo mengalami kerusakan, yang mengakibatkan terganggunya kegiatan belajar mengajar.
Nuryani, seorang guru di sekolah tersebut, mengungkapkan kelas menjadi basah karena atap yang rusak. Sehingga para siswa dipulangkan lebih awal.
“Karena ruang kelas basah, atap rusak, kegiatan belajar terganggu, nanti kita pulangkan lebih awal. Apalagi halaman masih banyak pohon tumbang,” katanya.
Meskipun angin kencang menyebabkan kerusakan pada belasan rumah, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Endiana, salah satu warga yang terdampak, mengaku sangat panik saat kejadian berlangsung.
“Sangat panik sekali, karena angin sangat kencang. Ada belasan rumah rusak, pohon tumbang menimpa mobil. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Kapolsek Karangrejo, AKP Hari Joko Prayitno, menyampaikan proses pembersihan pohon-pohon yang tumbang dan menimpa rumah serta mobil masih berlangsung. Pembersihan fokus di dua kelurahan yang terdampak parah, yakni Karangrejo dan Manisrejo.
“Ada belasan rumah rusak, pohon besar menimpa rumah dan mobil. Kita lakukan pembersihan, terparah di Manisrejo,” jelasnya.
Selain rumah dan fasilitas umum, sejumlah pertokoan setempat juga mengalami kerusakan akibat angin kencang tersebut. Hingga kini, warga dibantu oleh petugas TNI, Polri, serta BPBD setempat bergotong royong membersihkan pepohonan yang menutup akses jalan.
Listrik di kawasan yang terdampak juga masih padam sejak semalam, memperlambat proses pemulihan. Warga berharap kondisi segera membaik agar aktivitas dapat kembali berjalan normal. [fiq/beq]






