Ponorogo (beritajatim.com) – Distribusi logistik untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Ponorogo mulai dilakukan secara bertahap. Sebanyak 2.825 kotak suara, tinta, serta bilik suara tiba di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo pada Selasa malam (17/9). Proses bongkar muat hingga penyimpanan logistik tersebut dikawal ketat oleh petugas.
Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika Prayitna, menjelaskan bahwa logistik disimpan di 2 gudang terpisah karena kapasitas gudang utama, tidak cukup untuk menampung semua logistik. Proses bongkar muat, dijaga ketat oleh petugas dari KPU, Bawaslu, serta aparat TNI dan Polri. Untuk memudahkan pendistribusian, KPU Ponorogo pun memisahkan logistik untuk pemilihan bupati dan gubernur. “Logistik disimpan di 2 gudang terpisah, karena kapasitas gudang utama tidak cukup,” kata Gaguk, Kamis (19/09/2024).
Sebenarnya, lanjut Gaguk, KPU seharusnya menerima 3.080 kotak suara, sesuai kebutuhan 1.519 Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk 2 pemilihan yang berbeda. Selain itu, juga ada tambahan 2 kotak suara di setiap kecamatan, serta 2 kotak untuk tingkat kabupaten. Namun, masih ada kekurangan 245 kotak suara yang akan dikirimkan akhir pekan ini. Dia menyebutkan bahwa pihaknya tidak memiliki cadangan kotak suara. Sehingga saat proses sortir dan pelipatan nanti, akan dilakukan seteliti mungkin. “Kekurangan 245 kotak suara akan dikirimkan secepatnya,” jelasnya.
Selain pengiriman kekurangan kotak suara, dalam waktu dekat juga ada pengiriman surat suara dan logistik lainnya. Dia optimistis bahwa dengan sisa waktu yang ada, pihaknya sudah menyelesaikan proses sortir, dan merakit kotak suara serta melipat surat suara. “Kita tunggu logistik siap semua, baru akan kita rakit,” pungkasnya. (end/kun)






