Pamekasan (beritajatim.com) – Widodo Cahyono Putro mundur dari posisi pelatih Madura United. Pemicunya, hasil minor yang dialami Madura United FC, khususnya dalam empat laga terakhir kompetisi Liga 1 2024-2025.
Terlebih pada laga terakhir yang dijalani, Laskar Sape Kerrab dibantai Persis Solo dengan skor telak 4 gol tanpa balas, pada laga pekan ke-4 Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Jum’at (13/9/2024) lalu.
“Pertandingan melawan Persis Solo menjadi laga terakhir bagi Coach WCP (inisial Widodo Cahyono Putro), ia dengan profesional mengundurkan diri dari kursi kepelatihan karena tidak memenuhi target awal musim yang disepakati bersama manajemen,” kata Direktur Utama PT PBMB, Annisa Zhafarina, Senin (16/9/2024).
Selain Coach WCP, beberapa jajaran tim pelatih lainnya juga ikut undur diri dari jajaran tim pelatih. “Begitu juga dengan Coach FX Yanuar Wahyu sebagai tim analis,” sambung Annisa.
“Semoga keputusan ini menjadi keputusan terbaik untuk kita semua, dan semoga performa tim lebih baik ke depannya. Terimakasih Coach WCP dan Coach FX, Respect,” ungkapnya.
Guna mengisi kekosongan di tengah tim yang tengah menjalani ketatnya jadwal kompetisi, pihaknya mengangkat asisten pelatih Rakhmad Basuki sebagai karateker tim. “Sementara Madura United akan dipimpin oleh karateker Rakhmad Basuki sampai menemukan pelatih pengganti,” pungkasnya.
Laga berikutnya, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu akan bertandang ke markas PSBK Biak, Selasa (17/9/2024). Serta mengahdapi tim kuat Dewa United FC, Sabtu (21/9/2024) mendatang. Kedua laga tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.
Laga pamungkas pada edisi September 2024, Lulinha dan kawan-kawan akan menjamu tim juara Liga 1 2023-2024, Persib Bandung di SGB Madura, Sabtu (28/9/2024) mendatang. [pin]






