Madiun (beritajatim.com) – Wilayah Madiun Raya pada Sabtu, 14 September 2024, diprediksi akan mengalami cuaca yang bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga cerah terik di beberapa wilayah.
Prakiraan ini disampaikan oleh Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, yang menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini penting untuk diwaspadai agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas mereka dengan kondisi lingkungan sekitar. BMKG juga terus mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perubahan cuaca di daerah masing-masing.
Di Kabupaten Madiun, cuaca cerah berawan akan mendominasi dari pagi pukul 06.00 WIB hingga sore hari pukul 18.00 WIB. Menjelang malam, sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi berubah menjadi cerah terik.
Suhu di wilayah ini diperkirakan berada di rentang 23 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembaban berkisar antara 36 hingga 77 persen. Angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan sekitar 24 km/jam.
Untuk Kota Madiun, pola cuaca serupa diperkirakan terjadi, dengan kondisi cerah berawan pada pagi hingga sore hari.
“Di Kota Madiun, meskipun sempat mendung pada pukul 18.00 WIB, cuaca diperkirakan kembali cerah pada malam hari,” jelas Oky. Suhu di kota ini sedikit lebih sejuk, berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan udara yang bervariasi antara 36 hingga 80 persen, dan angin yang bertiup dari arah Barat dengan kecepatan 24 km/jam.
Cuaca di Ngawi dan Magetan menunjukkan pola yang hampir serupa. Kedua daerah ini diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi dan sore hari, namun akan lebih terik pada siang dan malam harinya.
Meski begitu, suhu di Ngawi akan sedikit lebih tinggi, mencapai 34 derajat Celcius, sementara di Magetan suhu maksimum diprediksi 30 derajat Celcius. Angin di kedua wilayah bertiup dari arah Barat Daya dengan kecepatan 24 km/jam, dan kelembaban udara berada di sekitar 31-78 persen untuk Ngawi dan 40-76 persen di Magetan.
Di daerah pesisir, seperti Pacitan, kondisi cuaca akan cerah berawan sepanjang hari, dengan suhu lebih rendah antara 20 hingga 27 derajat Celcius.
“Pacitan akan diliputi kabut tipis pada sore hari, jadi masyarakat harus waspada terhadap visibilitas yang berkurang,” tambah Oky. Kelembaban di Pacitan juga cukup tinggi, dengan kisaran antara 60 hingga 96 persen, dan angin bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan 24 km/jam.
Sementara itu, Ponorogo diperkirakan akan mengalami cuaca yang hampir sama dengan Pacitan. Wilayah ini akan cerah berawan pada pagi dan siang hari, namun sempat mendung pada pukul 12.00 WIB sebelum kembali cerah terik pada pukul 21.00 WIB. Suhu di Ponorogo berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban 45-88 persen dan angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan 25,9 km/jam.
Dengan prakiraan cuaca yang bervariasi ini, BMKG mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Madiun Raya untuk tetap waspada dan memantau perubahan cuaca agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari. (mnd/ian)






