Mojokerto (beritajatim.com) – Pabrik Gula (PG) Gempolkrep di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto menargetkan produksi tebu bisa mencapai 82.062 ton di musim giling 2024 ini. Target tersebut untuk mendukung program pemerintah menuju swasembada gula nasional 2035.
General Manager PG Gempolkrep, Edy Purnomo mengatakan, sejak 2022 PG Gempolkrep bernaung di PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), sub holding yang dibentuk oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Grup Holding Perkebunan. Saat ini, musim giling tahun 2024 PG Gempolkrep telah melaksanakan proses pengilingan di hari ke-113.
“Proses giling dimulai sejal awal bulan Mei lalu dengan target tebu tergiling sejumlah 1.062.930 ton, gula produksi sejumlah 82.062 Ton dan rendemen rata-rata sebesar 7,72 persen,” ungkapnya saat Ngopi Bareng dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto di salah satu cafe di Kota Mojokerto, Kamis (12/9/2024).
Target tersebut, lanjut Edy, dengan dukungan 1500 petani dan 35 Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) yang tersebar di seluruh wilayah kerja PG Gempolkrep. Wilayah kerja PG Gempolkrep sendiri meliputi Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Jombang.
“PG Gempolkrep akan selalu berkomitmen membangun kemitraan yang solid dan transparan sehingga cita-cita petani untuk menghasilkan produksi gula melimpah dengan harga yang menguntungkan dan selalu bisa dinikmati di setiap proses gilingnya bisa terwujud,” katanya.
Edy menjelaskan, pada tahun 2016 PG Gempolkrep telah memiliki alat analisa pendahuluan rendemen tebu yang dikirim oleh petani yaitu Core Sampler. Alat tersebut ditujukan sebagai wujud keterbukaan kemitraan sehingga melalui mandat pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan gula nasional tahun 2024 sebesar 3,2 juta ton.
“PG Gempolkrep akan selalu berkomitmen membangun hubungan dan komunikasi yang baik bersama seluruh stakeholder terkait. Kami juga akan senantiasa memotivasi seluruh jajaran karyawan untuk bekerja lebih baik dan terbuka atas segala dampak dari proses poduksi perusahaan,” tegasnya.
Pihaknya berharap seluruh awak media yang tergabung di PWI Mojokerto juga ikut mendukung program perusahaan dalam membangun citra positif. Yakni dengan memberikan masukan dan informasi terkait PG Gempolkrep. [tin/beq]






