Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC harus bekerja ekstra keras untuk mengakhiri rentetan hasil minor, khususnya dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi BRI Liga 1 2024-2025.
Sebab sejauh ini, Laskar Sape Kerrab baru mengoleksi 1 poin dari tiga laga yang dijalani. Hal tersebut berkat hasil sekali imbang saat menjamu Malut United di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), pada pekan pertama Liga 1 2024.
Pada dua laga berikutnya, mereka terpaksa harus kehilangan poin akibat kekalahan dari dua tim berbeda, masing-masing saat bertandang ke markas PS Barito Putera, serta kegagalan mengamankan poin saat menjamu Persita Tangerang di kandang.
Bahkan akibat hasil tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu tercecer di posisi 15 klasemen sementara, serta hanya berjarak satu strip dari tim penghuni zona merah degradasi.
Tidak kalah berat, mereka juga harus menjalani laga berat berupa tiga laga tandang secara beruntun. Terdekat mereka akan bertandang ke markas Persis Solo, pada pekan keempat Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Jum’at (13/9/2024) lusa.
“Sejauh ini kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi laga ini, baik mulai dari persiapan taktikal pemain maupun persiapan kolektif,” kata Pelatih Madura United FC, Widodo Cahyono Putro, Rabu (11/9/2024).
Tidak hanya itu, juru taktik yang akrab disapa Coach Wid juga komitmen memberikan yang terbaik, guna membawa tim menjauh dari zona merah. “Pada laga (lawan Persis) nanti, kita akan berusaha mendapatkan poin,” ungkapnya.
“Intensitas latihan terus kita lakukan guna menemukan ritme permainan yang kita harapkan, dan tidak kalah penting untuk mendapatkan poin dan memenangkan pertandingan,” pungkasnya. [pin/but]






