Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bergerak cepat untuk meringankan beban para pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Pasrepan. Sebagai langkah awal pemulihan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan berencana merelokasi ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan puluhan kios ke Pasar Buah.
Kepala Bidang Perdagangan, Dedi Irawan, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan ulang terhadap para pedagang yang terdampak. “Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bantuan relokasi tepat sasaran dan hanya diberikan kepada mereka yang berhak,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Disperindag akan menggelar sosialisasi di aula Kecamatan Pasrepan. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait mekanisme relokasi, fasilitas yang akan tersedia di Pasar Buah, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para pedagang.
“Kami ingin memastikan bahwa para pedagang memahami proses relokasi ini dan merasa nyaman dengan tempat baru mereka,” tambah Dedi.
Pasar Buah dipilih sebagai lokasi relokasi karena lokasinya yang strategis dan masih berada dalam satu kawasan dengan Pasar Pasrepan. Meskipun demikian, pemerintah daerah tetap akan terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para pedagang.
Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di Pasar Pasrepan pada Senin (9/9/2024) dini hari telah menyebabkan kerugian materiil yang sangat besar. Ratusan lapak PKL dan puluhan kios ludes terbakar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut. Beberapa saksi telah dimintai keterangan dan sejumlah barang bukti telah diamankan.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para pedagang yang terdampak. Selain relokasi, pemerintah juga akan memberikan bantuan lainnya seperti modal usaha untuk membantu para pedagang memulai kembali usahanya. [ada/aje]






