Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi melantik 18 belas pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lamongan yang dimutasi, di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Jumat (6/9/2024).
Dari 18 pejabat tersebut, 5 di antaranya merupakan pimpinan tinggi pratama, yakni Muhammad Satuwi Heruwidi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, menempati jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lamongan.
Kemudian Agus Cahyono yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, kini menempati jabatan baru selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah.
Mohammad Zamroni yang sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), menempati jabatan baru Kepala Dinas Tenaga Kerja. Joko Nursiyanto sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, dan Joko Raharto yang sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, menempati jabatan baru Sebagai Kepala Dinas PMD. Sedangkan, 13 lainnya merupakan PNS dalam jabatan administator dan pengawas.
Dengan dilakukannya mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan, Yuhronur meminta para pejabat yang menempati jabatan baru untuk fokus pada penyelesaian 11 program prioritas Kabupaten Lamongan.
“Melalui tema pembangunan tahun 2024 yakni aktivasi ekosistem perekonomian untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah, saya minta saudara tetap fokus pada pelaksanaan dan penyelesaian 11 program prioritas yang menjadi kewenangan masing-masing perangkat daerah semua pimpinan perangkat daerah,” kata Bupati yang akrab disapa Pak Yes, dalam sambutannya.
Lebih lanjut Pak Yes mengatakan, para pejabat harus melaksanakan reformasi birokrasi secara double track, yaitu fokus penyelesaian isu hulu atau reformasi birokrasi general, serta fokus penyelesaian isu hilir atau reformasi birokrasi tematik.
“Masyarakat menaruh harapan tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan, oleh karena itu tanggung jawab kita adalah merealisasikan harapan tersebut dengan kinerja yang nyata, dan berdampak agar tingkat kepuasan masyarakat semakin tinggi,” tuturnya.
Menurut Pak Yes, tahun 2024 merupakan titik tolak menyiapkan Lamongan sebagai kabupaten yang mandiri, harmonis, dan berdaya saing menyongsong Indonesia emas 2045.
Pak Yes berharap, dengan kapasitas dan kapabilitas diri yang dimiliki masing-masing pejabat, dapat dimanfaatkan dan dijalankan secara penuh tanggung jawab, integritas, dan sikap yang profesional.
“Terus meningkatkan kapasitas diri, untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, good and clean government, serta mempertahankan capaian-capaian positif dan prestasi-prestasi yang dicapai oleh Kabupaten Lamongan,” ujar Pak Yes. (fak/ian)






