Sidoarjo (beritajatim.com) – Perumda Delta Tirta menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak penurunan debit air di enam DC dan dua boster. Penurunan debit telah menyebabkan suplai air ke pelanggan mengalami gangguan, sehingga distribusi air menurun drastis.
Menurut Direktur Pelayanan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Fatihul Faizun, penurunan debit air terjadi akibat berkurangnya pasokan dari sumber Umbulan.
Kendati demikian, lanjut Faizun, pihaknya sudah mengajukan permohonan untuk suplai debit sebesar 1.200 liter per detik (Lps), pasokan yang diterima tetap menurun.
“Kami sudah mengajukan permohonan debit air sebesar 1.200 Lps, yang sebenarnya sudah melebihi batas minimum serapan sebesar 1.080 Lps di tahun keempat ini. Namun, pasokan dari sumber Umbulan masih menurun,” ucapnya Jumat (6/9/2024).
Faizun menjelaskan, untuk mengatasi hal itu, Perumda Delta Tirta segera mengambil langkah konkret dengan mengaktifkan kembali Instalasi Pengolahan Air (IPA) Siwalanpanji.
Pengaktifan IPA ini diharapkan bisa menambah suplai air sebanyak 30 hingga 40 Lps, yang difokuskan pada area layanan di Cabang Gedangan dan Sidoarjo.
“Dengan menambah debit air sebesar 30 hingga 40 Lps dari IPA Siwalanpanji, kami berharap bisa memberikan solusi cepat bagi pelanggan yang terdampak di wilayah Gedangan dan Sidoarjo,” ungkapnya.
Memurut Faizun, langkah tersebut diambil untuk menjaga kelancaran distribusi air di tengah kondisi menurunnya suplai dari Umbulan. Sistem transmisi dan distribusi yang ada akan mendapatkan tambahan debit dari IPA Siwalanpanji, yang diharapkan mampu mengatasi masalah penurunan debit air di area-area yang terdampak.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap langkah yang kami ambil bisa segera memulihkan pelayanan air kepada pelanggan,” urainya.
“Dengan diaktifkannya kembali IPA Siwalan Panji, Perumda Delta Tirta optimis bahwa suplai air di wilayah terdampak akan segera kembali normal dan pelanggan bisa segera menikmati layanan yang lebih baik,” sambungnya menutup. (isa/kun)







3 Komentar
Di mohon untuk segera d selasaikan
Walaupun saya bukan pelanggan terdaftar tapi saya juga terkena dampak akibat matinya air pam d daerah wadung asri karena saya pengguna air pam d kos
Sudah saatnya Bila debit air mengalir kecil di mangetan kanal pengaambilan dr sungai Surabaya
Kami berharap PDAM DELTA TIRTA Sidoarjo jangan hanya memperhatikan debit air saja yg, tetapi kualitas air juga perlu diperhatikan.
Karena air olahan Siwalan Panji sering KERUH seperti air sungai tanpa diolah, sehingga tidak layak dikonsumsi untuk diminum & untuk mengisi kolam ikan peliharaan (ikan koi dll).
Air olahan Siwalan Panji kalau musim kemarau kandungan clorin nya terlalu tinggi, ini menimbulkan aroma yg menyengat & bisa membunuh ikan.
Kalau saya pribadi diberi 2 pilihan, lebih baik menerima debit air kecil tapi dari Umbulan yg pasti kualitasnya layak dikonsumsi, daripada menerima debit air besar olahan Siwalan Panji dengan KUALITAS BURUK seperti air sungai yg BAU & KOTOR.