Banyuwangi (beritajatim.com) – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi, Mochammad Ali Makki Zaini (Gus Makki) dan Ali Ruchi resmi mendaftar ke KPU. Keduanya berangkat diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk kontestasi politik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak agenda pemilihan bupati dan wakil bupati Banyuwangi.
Gus Makki dalam sebuah kesempatan bercerita, bahwa perjalanan menuju KPU Banyuwangi tersebut bukan perjalanan yang mudah. Namun, keduanya yakin dan percaya itu semua karena ada pertolongan dan anugerah Allah.
“Kami sadar, bahwa dalam pencalonan ini hanya didukung minoritas partai, PKB dan PBB. Namun, kami tegaskan bahwa Pilkada 2024 ini adalah pilihan bupati bukan pilihan partai,” ungkap Gus Makki.
Tapi, kata Gus Makki, pihaknya mengajak semua masyarakat Banyuwangi pada pesta demokrasi lima tahunan kali ini dengan adu ide dan gagasan, bukan adu kebencian.
“Kami sangat sadar Mochammad Ali Makki Zaini rakyat biasa, bukan pejabat, tetapi yakinlah dengan pertolongan allah, dengan maunah (pertolongan) Allah dan syafaat Rosulillah shollallahu alaihi wasallam. Mari bersama-sama kita ciptakan pilbup kali ini pilbup yang lain dari yang lain, pilbup kali ini adalah pilbup adu gagasan bukan adu fitnahan,” terang Ketua PCNU Banyuwangi masa bakti 2018-2023 itu.
Bahkan, banyak menganggap pasangan Mochammad Ali Makki Zaini dan Ali Ruchi remeh. Namun, keduanya siap membuktikan siapa pasangan yang berhak memimpin Banyuwangi ke depan.
“Ali Makki dan Ali Ruchi bisa memang dipandang sebelah mata, tetapi kita di hadapan Allah sama dan kita akan tunjukkan bahwa kita pantas untuk meraih kepemimpinan di Kabupaten Banyuwangi,” sebut pria asal Dusun Rayud, Kecamatan Srono ini.
Sehingga, Gus Makki dan Ali Ruchi mantab menatap Pilkada Banyuwangi ini sebagai sebuah medan menuju kebaikan dan kebahagiaan. Masyarakat makmur, sejahtera, ekonomi meningkat aman tentram sentosa.
“Sekali lagi mari kita hadapi pesta demokrasi kali ini dengan riang gembira, yang cocok saya minta untuk nulungi, umpama ada yang nggak seberapa cocok ya diusahakan di cocok-cocokan,” pungkasnya. [rin/aje]






