Bojonegoro (beritajatim.com) – Berkas persyaratan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Setyo Wahono-Nurul Azizah yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro dinyatakan kurang lengkap.
Ketua Tim Pemenangan Koalisi Bojonegoro Maju (KBM) Sahudi yang mengusung Setyo Wahono-Nurul Azizah berjanji akan melengkapi berkas yang kurang dan menyerahkan kembali ke KPU Bojonegoro hari ini, Kamis (29/8/2024).
“Ada berkas yang kurang lengkap dan akan segera kami lengkapi,” ujar Sahudi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Bojonegoro.
Sembari melengkapi berkas yang masih kurang, pihaknya masih berharap ada partai politik (parpol) lain yang akan bergabung dalam Koalisi Bojonegoro Maju untuk memenangkan Setyo Wahono-Nurul Azizah dalam Pilkada Bojonegoro 2024.
“Doakan lagi ada yang bergabung dengan kita, karena batas waktu pendaftaran masih dibuka sampai tanggal 29 Agustus 2024,” harapnya.
Sementara, Setyo Wahono-Nurul Azizah maju sebagai calon bupati dan wakil bupati periode 2024-2029 dengan membawa visi misi untuk memakmurkan masyarakat Bojonegoro. Dengan fokus utama pembangunan sumber daya manusia.
“Visi misi yang dibawa ada beberapa program untuk kemakmuran masyarakat Bojonegoro, terutama peningkatan SDM dari segi pendidikan, kesejahteraan, serta lowongan kerja,” jelasnya.
Untuk diketahui, Koalisi Bojonegoro Maju (KBM) yang mengusung Setyo Wahono-Nurul Azizah sendiri terdiri dari 14 partai politik. Ke 14 partai politik itu yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PKS, Hanura, PBB, NasDem, PSI, Gelora, Partai Buruh, PKB, dan Partai Ummat.
Sedangkan parpol peserta pemilu yang belum bergabung dengan Koalisi Bojonegoro Maju (KBM) yakni, PDIP yang masuk dalam parlemen dan partai non parlemen ada Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Garda Perubahan Indonesia, dan Partai Persatuan Indonesia. [lus/beq]






