Kediri (beritajatim.com) – H. Deny Widyanarko bersama dengan Ketua Muslimat NU Kabupaten Kediri, Hj Mudawamah resmi mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, sebagai kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2024-2029.
Mereka datang dengan didampingi oleh ribuan simpatisan, mulai dari jajaran partai pengusung baik PKB dan Nasdem, serta dari kalangan warga nahdliyin dan masyarakat umum.
Paslon Deny – Mudawamah dengan jargon ‘Menuju Kediri Hebat’ ini sebelumnya sempat menggelar long march, atau berjalan kaki terlebih dahulu dari Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri menuju kantor KPU Kabupaten Kediri dengan diiringi hadroh.
Setiba di kantor KPU, pasangan bacabup dan bacawabup Kediri ini melakukan prosesu pecah kendil, sebagai simbol jika dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Kediri kali ini tidak ada lagi bumbung kosong, sekaligus menciptakan iklim yang sehat, dalam menjaga marwah demokrasi di Kabupaten Kediri.
Setelah mendaftar, Deny Widyanarko mengatakan, kehadirannya sebagai salah satu kontestan Pilkada Kabupaten Kediri ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Kediri.
Untuk mendukung itu, pihaknya telah menyiapkan 9 program priotas, di mana salah satunya ialah program pembangunan Dusun senilai 300 – 500 juta per dusun per tahun.
“Dengan program tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya pemerataan pembangunan serta ekonomi sesuai dengan kebutuhan di masing-masing dusun,” ujar Deny.
Menurut pria yang identik dengan memakai blangkon ini, program pembangunan dusun ini menjadi salah satu fokus di era kepemimpinannya, apabila nanti diamanahkan untuk menjadi Bupati Kediri.
Hal ini menjadi bentuk kepeduliannya sebagai seorang pemimpin daerah, yang menginginkan adanya pemerataan pembangunan hingga di tingkat skala paling kecil yakni dusun. “Dengan ditopang dusun yang kuat, maka hal ini dapat mewujudkan Kabupaten Kediri yang hebat,” ungkapnya.
Berikut sembilan Program Prioritas H Deny Widyanarko-Hj Mudawamah
1. Program pembangunan Dusun 300-500 juta/dusun/tahun.
2. Program Pembangunan RT 3-5 juta/RT/tahun dan WIFI Gratis di dusun.
3. Pendidikan gratis SD/MI, SMP/MTs, bantuan SPP bagi SMA/MA/SMK, Bea siswa para santri dan mahasiswa berprestasi.
4. Pelayanan Kesehatan gratis, tambahan makanan bergizi untuk yatim piatu, lansia, balita dan ibu hamil /menyusui.
5. Pembebasan PBB bagi masyarakat yang kurang mampu.
6. Peningkatan dan pemerataan bisyaroh guru non formal, guru honorer serta tunjangan takmir masjid dan operasional pesantren.
7. Pembangunan jalan poros desa dan jalan poros kecamatan berstandar hotmix.
8. Program pertanian & peternakan terintegrasi, pengembangan kawasan organik dengan bantuan sarana produksi, bibit, pupuk dan obat-obatan.
9. Membentuk One Village one product (OVOP), bantuan UMKM di dusun, pelatihan, modal, alat produksi serta pendampingan usaha. [nm/kun]






