Bondowoso, (beritajatim.com) – Setyo Budi, Ketua DPC Partai Gerindra Bondowoso sebelumnya menginisiasi berdirinya Koalisi Bismillah.
Koalisi ini adalah gabungan dari Partai Gerindra (4 kursi), Partai Demokrat (3 kursi), dan PKS (2 kursi) dengan total 9 kursi.
Setyo Budi ditunjuk sebagai ketua Koalisi Bismillah yang sebelumnya mendukung Bambang Soekwanto.
Namun di injury time, ternyata DPP Partai Gerindra merekom Paslon Abdul Hamid Wahid – As’ad Yahya Syafi’i, bukan Bambang Soekwanto – Mohammad Baqir.
Kejutan di menit akhir itu dijawab oleh Setyo Budi usai mengantarkan Paslon RAHMAD (Ra Hamid – Ra As’ad) mendaftar ke KPU Bondowoso, Rabu (28/8/2024) siang.
“Jadi begini rekan-rekan media. Ini kan namanya juga politik. Politik itu tentang sikap dan pilihan,” jawabnya dikutip BeritaJatim.com.
Kendati demikian, menurutnya, setiap keputusan politik tujuannya sama yakni mensejahterakan masyarakat agar lebih maju.
“Walaupun kemarin kita deklarasi (dukung Bambang Soekwanto) tapi ini kan dinamika politik. Saat konstitusi partai merekom (Ra Hamid), maka kita berkomitmen untuk memenangkan Ra Hamid dan Ra As’ad,” tegas Budi.
Selanjutnya, Partai Gerindra akan menggelar rapat internal di DPC berjenjang hingga ke akar rumput.
“Dari DPC turun ke tingkat PAC (kecamatan) hingga ranting (desa/kelurahan),” tandasnya. (awi/but)






