Kediri (beritajatim.com) – Biro Sistem Informasi (Sisfo) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menginisiasi program ‘Digital Learning Hub’ untuk meningkatkan Life Skill Masyarakat. Ide kreatif di bidang pendidikan ini dilakukan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPKO) di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Program itu merupakan luaran dari proposal PPKO berjudul ‘Inisiasi Digital Learning Hub sebagai Penguatan Life Skill Masyarakat Desa Ngasem Menuju Desa Cerdas’. Kegiatan dibawah naungan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti) itu melibatkan lebih dari 20 mahasiswa.
Ketua Tim PPKO Kenza Amelia Putri Anwarri menjelaskan bahwa program dicanangkan berdasarkan permasalahan yang ditemukan oleh timnya. Seperti keterbatasan kontrol orang tua terhadap penggunaan gawai pada anak, pemanfaatan internet yang tidak semestinya, kegiatan pemuda dan remaja yang tidak bermanfaat. Akibatnya muncul permasalahan sosial seperti pergaulan bebas, kenakalan remaja, pernikahan dini, kecanduan game online, turunnya motivasi anak untuk sekolah, hingga pengangguran.

“Dari permasalahan tersebut, kami membuat 6 program pojok literasi yang akan memberikan pelatihan dan pendampingan penguatan skill warga. Seperti pemahaman seputar Funcoding for Kids, Animasi, Desain Grafis, Content Making, Parenting, Sex Education, dan Mental Health,” terangnya.
Total warga desa yang mengikuti lebih dari 100 peserta dan akan terbagi secara merata di 6 program pojok literasi. Peserta terdiri dari anak-anak, remaja, orang tua serta karang taruna.
Dosen Pendamping PPKO Biro Sisfo Udinus Kediri, Erika Devi Udayanti, S.Kom, M.CS., menambahkan bahwa kegiatan ini juga bekerja sama dengan beberapa pihak. Seperti pelatihan yang diberikan oleh dosen Psikologi dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kediri.
“Kami bekerja sama dengan IAIN Kediri karena memang Udinus sendiri tidak ada program studi khusus terkait psikologi. Kerja sama dengan UPTD Puskesmas Ngasem pun juga dilakukan untuk ikut memberikan pelatihan,” imbuh Erika.

Menanggapi program tersebut, Kepala Desa Ngasem, Yuhari, berikan apresiasi kepada seluruh tim PPKO yang sudah terlibat. Harapannya program ini dapat menjawab permasalahan yang cukup meresahkan masyarakat di Desa Ngasem.
“Terima kasih kepada Udinus yang sudah ikut peduli dengan desa kami. Warga juga tampak antusias dan menyambut baik dengan adanya pelatihan yang diberikan oleh Udinus. Semoga kerja sama ini bisa terus berkembang kedepannya,” tutup Yuhari. [nm/aje]






