Banyuwangi (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan secara resmi mengumumkan dukungan pasangan calon untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tingkat provinsi dan kabupaten/ kota serentak.
Jumlahnya, total 169 daerah, dengan rincian 6 untuk tingkat provinsi dan 151 kabupaten serta 12 kota.
Khusus untuk kepala daerah di Kabupaten Banyuwangi, DPP PDI Perjuangan mengumumkan mengusung bupati petahana Ipuk Fiestiandani. Sementara, wakilnya adalah Mujiono yang tidak lain adalah Sekretaris Daerah Kabupaten saat ini.
Hal itu menjawab pertanyaan selama ini tentang arah dukungan partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut. Pasalnya, PDI Perjuangan menjadi partai yang ditunggu-tunggu lantaran sebagai salah satu kunci pencalonan bupati dan wakil bupati di Banyuwangi.
Atas keputusan itu, artinya Ipuk Fiestiandani mendapatkan 6 dukungan partai yang duduk di parlemen. Sedangkan, sisa satu partai PKB yang hingga kini masih berupaya mengusung calon bupati dan wakil bupati sendiri.
Kendati demikian, sinyal aksi terjun bebas dukungan ke salah satu pasangan calon ini telah berhembus lama. Sehingga memunculkan anggapan akan terjadi lawan kotak kosong di Pilkada Banyuwangi.
Dan, kini kenyataan itu terbukti sehingga kemungkinan kecil ada lawan untuk pasangan Ipuk Fiestiandani dan Mujiono.
Meskipun masih ada harapan, jika gabungan partai non parlemen bersatu. Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas pencalonan kepala daerah. Keputusan itu tertuang pada Nomor 60/PUU-XXII/2024.
MK juga memberikan rincian ambang batas yang harus dipenuhi partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu untuk dapat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah (gubernur, bupati, dan walikota). (rin/ted)






