Surabaya (beritajatim.com) – Kasus perundungan yang diduga melibatkan seorang dokter muda, Prathita Amanda Aryani, ini tengah menjadi sorotan publik.
Adapun nama tersebut trending di media sosial X, setelah beredar foto tangkapan layar berisi pesan WhatsApp.
Di mana dalam percakapan itu, nama dr. Prathita Amanda Aryani (ITA), yang menghukum juniornya dengan makan nasi padang 5 bungkus setiap orang.
“Nasi Padang 1 utuh
Lauk:
sayur nangka, telur bulat, ayam pop
Jumlah 5 bungkus /orang
Share Video kalian lagi makan itu 5
bungkus / orang di sini jam 14.00
Mengerti???,” isi percakapan Ita tersebut.
Dari percakapan lain, Ita juga tampak memaki dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) junior dengan kata-kata kasar.
Hal ini pun banyak mendapatkan tanggapan negatif dari masyarakat. Bahkan tak sedikit dari warganet yang mengutuk tindakan perundungan tersebut.
“Dokter itu profesi mulia, tapi Prathita Amanda Aryani ini mungkin salah jurusan, lebih cocok jadi sipir penjara, karena ga mungkin dokter punya attitude minus gini,” tulis (et) nuim**.
Adapun karena dirasa sangat jahat, sampai warganet mempertanyakan ilmu kedokteran Ita.
“Prathita Amanda Aryani lu dokter kuliah pake chat gpt kah? Jahat banget sumpah, nasi padang sebungkus minimal 600-1500 kkal lu bayangin dah dikali lima apa gak nambahin penyakit. Gila banget yah!!
Ini hitungannya gue timbang satu persatu bisa segini bjir,” tulis (et) jwin***.
Setelah tangkapan layar hingga sebagian besar data diri terekspos masyarakat luas, akun media sosial Prathita tersebut pun dikabarkan sudah non-aktif. (fyi/ian)





