Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam sebuah aksi yang menginspirasi, Pertamina Patra Niaga memberikan apresiasi kepada Dicky Aprilio, seorang konsumen yang berani mengingatkan pentingnya keselamatan di SPBU.
Tindakan heroik Dicky ini menjadi viral setelah ia menjadi korban pengeroyokan karena menegur konsumen lain yang membuang puntung rokok sembarangan.
Kejadian ini bermula saat Dicky, yang sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar motornya di sebuah SPBU di Sidoarjo, melihat seorang konsumen membuang puntung rokok yang masih menyala di area yang berbahaya. Tanpa ragu, Dicky menegur tindakan tersebut, namun justru mendapat perlakuan kasar dan pengeroyokan.
Atas kejadian tersebut, Pertamina Patra Niaga memberikan apresiasi kepada Dicky sebagai Konsumen Peduli Safety SPBU dan memberikan Gratis Pengisian BBM Pertamax selama 1 Tahun.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menyampaikan Direksi dan Management Pertamina Patra Niaga memberikan atensi kepada korban atas aksi heroiknya.
“Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi aspek safety tentunya kami sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Saudara Dicky. Diharapkan aksi ini dapat memotivasi seluruh konsumen untuk tidak ragu saling mengingatkan apabila terdapat hal yang meresahkan di SPBU utamanya aspek safety yang dapat membahayakan semua orang,” ujar Heppy.
Apresiasi diserahkan langsung oleh Section Head Commrel, Taufiq Kurniawan beserta Dimas Mulyo WS Sales Branch Manager III Surabaya kepada Dicky Aprilio Selasa (13/8) kemarin di SPBU Jalan Pahlawan Sidoarjo tempat lokasi kejadian.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatim Balinus Ahad Rahedi menekankan tanggung jawab safety ada di semua pihak tak terkecuali konsumen.
“Selain apresiasi 1 tahun gratis pengisian Pertamax berupa e-voucher untuk kendaraan Dicky. Pertamina Patra Niaga Jatim Balinus juga memberikan piagam penghargaan. Apresiasi ini untuk menunjukkan bahwa safety merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk konsumen,” ujar Ahad.
Dicky Aprilio mengaku tak menyangka dirinya mendapatkan apresiasi tersebut. “Saya benar-benar tak menyangka. Tadinya hanya spontanitas ya, saya sudah menegur 2x enggak ada reaksi mereka, saya turun dari motor dan lanjut menegur karna bisa membahayakan,” ujar Dicky kepada awak media.
Ketika ditanya soal kondisinya sekarang Dicky mengaku masih sedikit trauma. “Sekarang masih sedikit pusing saja kadang-kadang di kepala,” pungkas Dicky.
Pertamina Patra Niaga mengimbau kepada konsumen untuk senantiasa mematuhi aspek safety saat berada di lingkungan SPBU maupun area operasi lainnya. [rea/ian]






