Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak1600 personel kepolisian bakal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 berlangsung. Kegiatan pengamanan dimulai sejak tanggal 19 Agustus sampai hari pemilihan di tanggal 27 November 2024.
“Sispamkota (simulasi pengamanan kota) adalah tahapan awal Pilkada sejak 19 Agustus-27 November. Tahapan pertama Sispamkota, Gelar Pasukan, Latpraops, kemudian ada tahapan lain yang nanti akan kita laksanakan,” kata Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Wibowo, Rabu (14/08/2024).
Wibowo memastikan bahwa Polrestabes Surabaya sudah 100 persen siap untuk mengamankan Pilkada 2024. Pihaknya sudah menyiapkan 1.600 personel kepolisian untuk bertugas sampai masa Pilkada 2024 selesai.
“Untuk saat ini Polrestabes Surabaya menyiapkan Pilkada sudah 100%. Personelnya, peralatannya, semuanya sudah disiapkan,” imbuhnya.
Dari hasil informasi yang masuk ke kepolisian, Wibowo mengatakan bahwa potensi kerawanan Pilkada berbeda dengan Pemilihan Umum (pemilu) 2024 lalu. Di Pilkada 2024 mendatang, potensi gesekan antar pendukung pasangan calon (paslon) sangat besar. Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas kota Surabaya.
“Potensi gesekan antar pendukung paslon sangat besar. Oleh karena itu ada beberapa kegiatan pengamanan. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kamtibmas Kota Surabaya,” pungkas Wibowo. (ang/ian)






