Sidoarjo (beritajatim.com) – Gibran Garis Keras (GGK) melakukan deklarasi mendukung Fandi Utomo maju sebagai Calon Bupati Sidoarjo. Tentu saja, dukungan ini juga membawa angin segar bagi Fandi Utomo dalam menyongosong mendapatkan rekomendasi di Pilkada Sidoarjo 2024.
Apalagi yang menggulirkan dukungan adalah mesin politik Prabowo-Gibran. Dalam Pilpres 2024 kemarin kemenangannya cukup fantastis, terutama di Kabupaten Sidoarjo.
“Semangat Mas Gibran yang merangkul anak-anak muda terjun berpolitik juga membawa misi yang sama saat Pilkada Sidoarjo mendatang ke sosok Fandi Utomo,” ucap Setiohadi Purwanto, Koordinator Relawan Gibran Garis Keras (GGK) Kabupaten Sidoarjo, , Rabu (14/8/2024).
Setiohadi menjelaskan, anak muda khususnya di kawasan daerah industri sangat minim perhatian. Terlebih persoalan lapangan pekerjaan, ungkap tokoh pemuda di Kecamatan Waru ini seharusnya putra daerah mendapatkan skala prioritas dan akses kemudahan. Namun, saat ganti jepala daerah belum ada yang menyentuh ke perihal tersebut.
“Kita ya begini-begini saja. Makanya, Sidoarjo butuh perubahan. Butuh sosok Fandi Utomo misinya sama dengan Mas Gibran yang peduli dengan anak muda. Terobosan bagi generasi millenial dan Gen Z sangat dinantikan. Kita sangat jauh dari kata dipedulikan oleh program pemerintah daerah selama ini,” paparnya.
Dia menyebut, Relawan Gibran Garis Keras ini merupakan wadah dari beberapa elemen atau komunitas anak muda dengan latar belakang berbeda-beda. Mereka ada berkecimpung di dunia musik, otomotif, kelompok suporter, seniman, dan masih banyak lagi komunitas lain, bahkan ada yang baru lulus sekolah.
“Jika bupati tidak peduli dengan nasib kami, terus siapa lagi? besar harapan Mas Fandi Utomo adalah jawaban kebutuhan itu. Setelah ini, komunitas Relawan Gibran Garis Keras akan semakin meluas ke komunitas anak muda lainnya. Dukungan terhadap Beliau (Fandi Utomo) sudah bulat dari 18 kecamatan,” tegasnya.
Setio, menjelaskan, di Sidoarjo terdapat 2 ribu lebih perusahaan yang beroperasi. Sebagai kota penyangga ibukota bukan persoalan sulit untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di pinggiran kawasan industri. “Sampe sekarang, tidak ada anak muda yang direkrut (perusahaan). Malah kalah bersaing dengan pendatang,” imbuhnya.
Gibran Garis Keras (GGK) berharap, dengan banyaknya dukungan dari relawan Prabowo Gibran di Kabupaten Sidoarjo bisa seiring dengan rekomendasi partai politik yang kelak akan menjadi syarat pendaftaran di KPU Kabupaten Sidoarjo.
Untuk diketahui, sesuai data BPS tahun 2023, Sidoarjo masuk sepuluh kabupaten dan kota dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Timur pada 2023 yakni sebesar 8,05 %.
Disusul Kabupaten Gresik 6,82%, Kota Malang 6,8%, Kota Surabaya 6,76%, Kabupaten Bangkalan 6,18%, Kota Madiun 5,85%, Kabupaten Kediri 5,79%, Kabupaten Malang 5,7%, Kabupaten Tulungagung 5,65%, dan Kota Pasuruan 5,64%. [isa/suf]







