Madiun (beritajatim.com) – Desa Blodro menjadi saksi bagaimana semangat mahasiswa KKN-T BKKBN Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) kelompok 3 dalam memerangi stunting diwujudkan melalui program budidaya ikan nila.
Dhika Saputri, penanggung jawab program, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber protein hewani berkualitas tinggi, yang krusial dalam pencegahan stunting pada anak-anak.
“Budidaya ikan nila ini memiliki dampak berlapis dalam mengatasi stunting,” ujar Dhika.
Selain menyediakan sumber protein yang mudah dijangkau, kata dia, kegiatan ini juga berkontribusi pada ketahanan pangan lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Lebih dari sekadar meningkatkan produksi ikan, program ini juga menekankan pentingnya edukasi gizi kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat, terutama orang tua, memahami pentingnya konsumsi ikan bagi tumbuh kembang anak, sehingga dapat mencegah stunting secara efektif,” tambah Dhika.
Dukungan penuh diberikan oleh Kepala Dusun Blodro, Budi Suwarno. Menurut dia, budidaya ikan sangat efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengatasi stunting.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNIPMA atas program ini. Ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga kami,” ujar Budi.
Budi juga menggarisbawahi dampak positif program ini terhadap kelestarian ekosistem bendungan Blodro. Dengan benih ikan nila berkualitas dan lokasi penebaran yang sesuai, program ini diharapkan dapat memberikan hasil optimal.
“Kami berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan program ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” pungkas dia. [asg/beq]






