Jember (beritajatim.com) – Zainil Ghulam kembali terpilih menjadi Ketua Tanfidz Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, periode 2024-2029 melalui musyawarah mufakat. Penataan pendidikan, perekonomian, dan pertanian menjadi prioritas pemberdayaan masyarakat.
Ghulam dipilih oleh lima majelis wakil cabang dalam Konferensi NU Cabang Kencong di Pondok Pesantren Assuniyah, Kencong, Sabtu (10/8/2024). Sementara itu, lima orang anggota AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) kembali memilih Ahmad Laiq Attoillah sebagai Rais Syuriah PCNU Kencong.
Ghulam adalah pengasuh Pondok Pesantren Darul Muqomah, Kecamatan Gumukmas. Sementara Laiq adalah pengajar di Pondok Pesantren Assuniyah. Dia memiliki hubungan kekerabatan dengan KH Sadid Jauhari, pengasuh Assuniyah yang juga ulama terpandang di Jember.
“Kami akan tetap koheren dengan Pengurus Besar NU dan tentunya PCNU Kencong dalam menyusun dan menjalankan program-programnya berdasarkan pada hasil konfercab, yang telah disidangkan dalam komisi program, komisi rekomendasi, dan komisi bahsul matsail,” kata Ghulam, Minggu (11/8/2024).
Ghulam berterima kasih kepada seluruh panitia, pengurus lima MWC NU, dan 59 ranting yang sudah menyukseskan konfercab. “Setelah terpilih kembali untuk mengemban amanat sebagai Ketua PCNU Kencong, kami akan segera melengkapi kepengurusan paling lambat 30 hari setelah konfercab,” katanya.
Menurut Ghulam, kepengurusan akan dibicarakan oleh sembilan anggota tim formatur yang terdiri atas lima pengurus MWC NU, rais syuriah, ketua tanfidz, dan pengurus NU Kencong demisioner. Rais Syuriah hmad Laiq Attoillah akan menjadi ketua tim dan Ghulam menjadi sekretaris.
Selesainya konfercab ini menjadi puncak dari penantuan warga NU Kencong. “Kami sebetulnya sudah menyiapkan konfercab sejak Maret 2024. Ini karena SK kepengurusan PCNU Kencong berakhir pada 18 April 2024,” kata Ghulam.
PCNU Kencong 2024-2029 akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk kemaslahatan NU. PCNU Kencong juga akan mendorong warga NU untuk meningkatkan perekonomian dan memperbaiki pendidikan untuk menjawab tantangan pada masa mendatang. [wir]






