Trenggalek (beritajatim.com) – Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar pelatihan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal bagi guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan pada siswa sejak dini.
Pelatihan yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juli 2024 ini diikuti oleh 25 guru SD dan difokuskan pada pengembangan LKPD yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Para peserta dibimbing oleh para ahli di bidang masing-masing, yaitu Dr. Durrotun Nafisah (IPS), Prof. Suryanti (IPA), dan Dr. Ganes Gunansyah (IPS).
“Degradasi lingkungan adalah masalah serius yang harus kita hadapi bersama. Pendidikan lingkungan sejak dini menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini,” ujar Dr. Nafisah, ditulis Kamis, 8 Agustus 2024.
Nafisah menekankan pentingnya peran guru dalam menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa melalui pembelajaran yang menarik dan relevan.
Prof. Suryanti menambahkan bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam pendidikan lingkungan. “Kearifan lokal mengandung nilai-nilai luhur yang mengajarkan kita untuk hidup harmoni dengan alam. Dengan mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran, kita dapat memperkuat nilai-nilai tersebut pada siswa,” jelasnya.
Dalam pelatihan ini, peserta diajak untuk mengidentifikasi kearifan lokal di lingkungan sekitar dan menyusun LKPD yang relevan dengan isu lingkungan. Setelah mendapatkan pengarahan dari para narasumber, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengerjakan tugas. Hasil kerja kelompok kemudian dipresentasikan dan mendapatkan umpan balik dari para dosen.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dan melahirkan generasi muda yang peduli lingkungan,” ujar Dr. Ganes.
Sebagai tindak lanjut, para peserta akan terus mengembangkan LKPD yang telah dibuat dan membagikannya dengan rekan sejawat. Selain itu, panitia pelatihan juga akan memberikan sertifikat kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. [fiq/beq]






