Blitar (beritajatim.com) – Tim Arema FC bakal menjajal Stadion Soepriadi Blitar sebelum bergulirnya Liga 1. Singo edan julukan Arema FC bakal menjajal lapangan Stadion Soepriadi Blitar 3 hari sebelum pertandingan perdana Liga 1 menjamu Dewa United pada tanggal 12 Agustus 2024 mendatang.
“Mungkin di pertandingan pertama kami di H-3 akan datang, karena tim harus adaptasi dengan rumput. Setelah pertandingan kami langsung balik karena jaraknya dekat,” ungkap Yusrinal Fitriandi, Gm Arema FC usai meninjau Stadion Soepriadi Blitar, Rabu (7/8/2024).
Pemain dan pelatih Arema FC rencananya bakal tiba di Stadion Soepriadi pada Jumat (9/8/2024) mendatang. Jika sesuai rencana awal, tim pemain dan pelatih akan langsung menjajal lapangan Stadion Soepriadi Blitar.
Hal itu dilakukan sebagai langkah awal agar pemain Arema FC beradaptasi dengan kondisi rumput serta cuaca di Stadion Soepriadi Blitar. Meski Stadion Soepriadi dengan Malang tidak terlalu jauh, namun adaptasi ini tetap perlu dilakukan agar tim singo edan bisa mengamankan poin penuh saat bermain kandang di Stadion Soepriadi.
“ Ya itu tanggal 9 besok kita berangkat agar bisa segera beradaptasi utamanya dengan rumput,” ungkapnya.
Arema FC sendiri bakal melakoni laga kandang pertama melawan Dewa United di Stadion Soepriadi Blitar. Pertandingan dua tim papan atas ini bakal digelar pada Senin (12/8/2024) mendatang.
Pada pertandingan home pertama ini, panitia pelaksana pertandingan menyiapkan 3.000 tiket untuk suporter Aremania. Harga tiket yang dijual untuk pertandingan pertama Arema FC ini adalah Rp. 150.000 rupiah.
Aremania pun bisa melakukan pembelian dan pemesanan tiket secara online di website Arema FC. Pihak manajemen Arema FC pun meminta agar semua suporter yang hadir di lapangan untuk menjaga ketertiban dan keamanan.
“ Stadion supriyadi kapasitas 12.000, kuota tiket 3000 dulu. Kami mau lihat dulu, hasilnya bagaimana tentang keamanan daerah sekitar sini, suporter kedatangannya seperti apa, kami ingin ada jaminan keamanan juga kepada masyarakat kota blitar. Makanya kami batasi dulu. Pembeliannya juga secara online. Registrasi by KTP. Tiket untuk umum,” tutupnya. (owi/ted)






