Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional resmi merekomendasikan politisi Gerindra Muhammad Fawait dan pensiunan pegawai negeri sipil Djoko Susanto sebagai calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dengan demikian Fawait-Djoko sudah direkom oleh lima partai pemilik kursi di DPRD Jember, yakni Gerindra, Nasdem, PKB, PKS, dan PAN. Tinggal PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan, yang belum menerbitkan rekomendasi untuk calon bupati dan wakil bupati.
Inii artinya kesempatan Bupati Jember Hendy Siswanto untuk memperoleh rekomendasi tinggal pada PDI Perjuangan, PPP, dan Golkar. Hendy sudah memperoleh surat tugas dari PDI Perjuangan. Namun PDIP hanya memiliki delapan kursi, masih kurang dua kursi lagi untuk memenuhi syarat pencalonan. Tidak ada jalan lain bagi Hendy selain merebut koalisi dua partai atau tiga partai tersebut.
Hendy menyatakan akan berusaha memperoleh rekomendasi dari partai politik yang belum menerbitkan keputusan. “Mudah-mudahan ini masih bisa ada kesempatan. Kami tetap berusaha keras. Gusti Allah yang menentukan,” katanya.
Hendy percaya dengan proses. “Mudah-mudahan bisa dapat rekom. Kami berharap di Jember tidak bumbung kosong lah ya. Sampeyan tahu bumbungan gak? Waktu kita masih zaman kecil kan ada (semacam petasan) yang ada apinya, blung, ngowos,” katanya tertawa. [wir]






