Solo (beritajatim.com)– Peran media massa dalam menyampaikan informasi terkait industri hulu migas dinilai sangat penting untuk mendorong kemajuan sektor ini. Hal ini diungkapkan dalam Lokakarya Media Periode I 2024 SKK Migas – KKKS yang digelar di Solo, Kamis (25/7/2024) lalu.
Pengamat migas, Rinto A. Pudyantoro, menekankan bahwa komunikasi yang efektif sangat krusial untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, terutama di daerah penghasil migas, mengenai kontribusi sektor ini terhadap perekonomian daerah dan nasional. “Masyarakat perlu memahami bahwa industri hulu migas tidak hanya memberikan keuntungan bagi negara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah melalui dana bagi hasil, pajak, dan retribusi,” ujar Rinto.
Senada dengan Rinto, Founder & Sekretaris Energy & Mining Editor Society, Dudi Rahman, juga menegaskan pentingnya peran media dalam menginformasikan perkembangan industri hulu migas kepada publik. “Media memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan informasi yang akurat dan berimbang tentang sektor ini, sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga keberlanjutan industri hulu migas,” kata Dudi.
Dudi menambahkan, media juga perlu menjalin hubungan yang baik dengan perusahaan-perusahaan hulu migas untuk mendapatkan informasi terkini mengenai inovasi, teknologi, dan praktik terbaik dalam industri. “Informasi tentang penemuan cadangan baru, investasi, dan upaya menjaga lingkungan juga perlu disebarluaskan kepada publik,” ujarnya.
Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari, mengapresiasi peran media dalam mendukung industri hulu migas. Menurutnya, komunikasi yang baik antara industri, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mengembangkan sektor ini. “Kami berharap melalui lokakarya ini, hubungan antara industri hulu migas dan media dapat semakin erat, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik semakin akurat dan mudah dipahami,” ujar Hamim. [rea/beq]






